Label

Berita Lumajang (63) Dunia (36) Jawa Timur (28) Kiprah Aleg (12) Materi (1) Motivasi (5) Nasional (166) Renungan (126) Serba-serbi (43) Subhanallah (14) Sumbersuko (28) Syariah (1) dokumentasi (6) download (1) iptek (4) lain-lain (6) lokal (34) new (3) tsaqofah (17)

Serba Serbi

Sumbersuko

Renungan

Nasional

Tampilkan postingan dengan label Berita Lumajang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Lumajang. Tampilkan semua postingan

Bupati Lumajang Ajak Pedagang Tidak Manfaatkan Ramadhan

Kamis, 04 Juni 2015

Trend harga sejumlah komoditi pangan di Kabupaten Lumajang menjelang Ramadhan mulai merangkak naik. Meski ada harga komoditi tertentu yang sejauh ini tetap stabil.
Drs Agus Eko Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lumajang kepada Sentral FM, Rabu (3/6/2015), mengatakan bahwa trend harga sejumlah komoditi pangan dalam sepekan terakhir mulai merangkak naik.
"Dari pemantauan yang kami lakukan rutin di sejumlah pasar, yakni Pasar Baru Lumajang, Pasar Sukodono, Pasar Pasirian dan Pasar Yosowilangun memang trend harga memang mulai naik, meski tidak untuk seluruh jenis komoditi," katanya.
Harga komoditi yang terpantau hari ini, misalnya untuk bawang merah mencapai Rp 34. 833 perkilogram." Mulai seminggu terakhir harga bawang merah mulai merangkak naik. Dari Rp 31 ribu perkilogram pada 23 Mei terus naik sampai saat ini mencapai Rp34.833 perkilogram," paparnya.
Untuk harga bawang putih tercatat Rp16 ribu perkilogram dan masih dalam kisaran harga stabil. Cabe keriting mencapai Rp22.333 perkilogram naik 6,35 persen atau Rp1.333. Sementara harga cabe biasa tetap stabil dan cabe rawit malah turun.
"Dari yang sebelumnya Rp17 833 perkilogram menjadi Rp16.833 atau turun 5,61 persen karena stok melimpah," jelasnya.
Sedangkan untuk harga beras tetap stabil. Untuk beras Bengawan di pasaran tetap Rp9.200 perkilogram, beras mentik Rp8.867 perkilogram, beras IR 64 Rp8.633 perkilogram dan beras super Rp11.500 perkilogram.
"Untuk stok beras, Bulog memastikan aman sampai 7 bulan ke depan dengan stok 24,7 ribu ton. Demikian pula untuk komoditi minyak goreng, tepung, bawang dan lainnya kami pastikan aman menghadapi ramadhan dan lebaran," urainya.
Sementara itu, untuk komoditi minyak goreng kemasan 620 mililiter, di pasaran masih terpantau Rp9.900 dan untuk minyak goreng ukuran kemasan 2 liter masih tetap Rp26.500." Komoditi minyak goreng masih tetap stabil dan stoknya juga banyak, mencukupi untuk kebutuhan Ramadhan dan lebaran mendatang," urainya.
Guna menjaga stabilitas harga, Agus Eko menyebutkan, jika pihaknya telah menyiapkan operasi pasar. Operasi pasar ini akan digelar jika trend harga terus melonjak tajam." Operasi pasar ini akan kita lakukan di 21 Kecamatan dengan mengerojok sembako dengan harga murah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," urainya.
Dalam kesempatan terpisah, Drs H Asat Malik, M.Ag Bupati Lumajang mengajak masyarakat, terutama pedagang untuk tidak memanfaatkan momentum Ramadhan dan lebaran mendatang guna mencari keuntungan sebesar-besarnya semata.
"Saya berharap, momentum Ramadhan dan lebaran sebagai bulan suci tidak digunakan untuk mencari keuntungan semata. Sehingga suasananya jadi tidak enak karena harga naik berlipat-lipat. Saya juga akan terus memantau perkembangan harga melalui laporan Disperindag. Dan untuk operasi pasar, sudah dipersiapkan untuk menjaga stabilitas harga," katanya. (her/dwi)

Cuaca Ekstrem, Pendakian Semeru di Tutup

Selasa, 06 Januari 2015

Karena cuaca ekstrem Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menutup sementara aktivitas pendakian ke puncak Gunung Semeru sejak Senin, 5 Januari 2015. "Cuaca ekstrem yang menjadi alasan penutupan pendakian," kata Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang Hendro Wahyono, Senin (5/1).

Menurut Hendro, BPBD Kabupaten Lumajang telah mengkonfirmasi perihal penutupan itu kepada Balai Besar TNBTS. Sebab, saat cuaca buruk, di puncak gunung api dengan ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut itu sering terjadi badai. Cuaca ekstrem diperkirakan berlangsung selama Januari hingga Februari.

Hendro belum bisa memastikan hingga kapan penutupan dilakukan. Dia juga membantah penutupan itu berkaitan dengan guguran material vulkanis dari puncak gunung itu. Menurut dia, status Gunung Semeru saat ini tetap pada level waspada.

Kepala Balai Besar TNBTS Ayu Dewi Utari membenarkan ihwal penutupan aktivitas pendakian ke puncak Semeru yang mulai berlaku sejak hari ini Senin, 5 Januari 2015.  "Iya, benar ditutup," katanya kepada wartawan.

Selain itu, Ayu mengatakan penutupan pendakian tersebut dilakukan untuk pemulihan ekosistem yang ada disekitar Gunung Semeru, dan penutupan berlaku hingga akhir Maret 2015 mendatang.

Informasi yang diperoleh media ini menyebutkan penutupan aktivitas pendakian ke Gunung Semeru rutin dilakukan setiap tahun. Salah satu alasannya untuk pemulihan ekosistem lantaran hampir sepanjang tahun ada aktivitas pendakian. (wartalumajang.com)


Pelaku Perambah Hutan Lumajang Diringkus

Minggu, 02 November 2014

Dua pelaku perambah hutan produksi seluas 100 hektar di lahan milik Perhutani petak 24 A Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian, Lumajang, diamankan polisi. Keduanya diringkus setelah polisi mendapat laporan dari warga.

Kami berhasil meringkus dua pelaku perambah ratusan hektar hutan produksi," kata Kapolres Lumajang AKBP Singgamata, di Mapolres Lumajang, Minggu (2/11/2014).

Kedua yang ditangkap yakni Sutrisno dan Wahono. Keduanya warga Desa Ampel Gading, Kabupaten Malang. Kedua disergap petugas saat masih berada di lokasi.

Akibat perambahan hutan tersebut, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. "Kerugian akibat perambahan itu mencapai ratusan juta rupiah," pungkas AKBP Singgamata.


Dari informasi yang dihimpun dari pelaku, kegiatan merambah hutan tersebut sudah dilakukan keduanya sejak satu setengah tahun lalu. Keduan pelaku nekad merambah hutan untuk dijadikan lahan pertanian. (detiknews)

Polres Lumajang Tetapkan 2 Tersangka Tambang Pasir Ilegal

Senin, 13 Oktober 2014

Polres Lumajang menetapkan 2 tersangka yang memiliki pertambangan pasir illegal di Sumbersuko yakni yang berinisial R dan P.

“Kita tetapkan dua orang berinisial R dan P, dikarenakan mengelola pertambangan tanpa ijin,” kata AKBP Singgamata Kapolres Lumajang kepada wartawan, Senin (13/10/2014). 

Lanjut dia, keduanya diketahui telah mengelola dan mendistribusi pasir yang ditambang di Desa/Kecamatan Sumbersuko. Dan pihaknya akan segera memanggil keduanya terkait tambang pasir tanpa ijin tersebut. ”Segera akan kami panggil,” ujarnya.

Ditanya mengenai apakah ada beking orang kuat dibelakang 2 lokasi tambang Illegal, Singgamata mengaku tidak ada beking mebekingi. Dirinya tidak mau ada saling ancam mengancam dan lapor melapor ke pusat. "”Saya disini melakukan kerja sebagai penegak hukum, siapapun yang melanggar akan kita tindak,” paparnya.


Sekedar diketahui, ada aksi demo oleh Armada truk pasir saat penutupan Stock File milik PT TMG oleh polisi  dengan mogok kerja di jalan Lumajang-Tempeh. Aparat kepolisian yang tidak ingin ada tafsir tebang pilih penertiban tambang pasir, langsung menyegel lokasi tambang. [har/ted/beritajatim.com]

Prabowo-Hatta Menang Telak di Randuagung

Kamis, 10 Juli 2014

Hasil penghitungan sementara di Lumajang menempatkan pasangan nomor urut urut 1 Prabowo-Hatta, unggul di 5 kecamatan.

Pasangan Prabowo-Hatta menang telak di dapil 5 Lumajang, meliputi Ranuyoso, Randuagung, Klakah dan Kedungjajang. Disamping 4 kecamatan tersebut, pasangan nomor 1 juga menang di kecamatan Gucialit yang masuk dapil 4 Lumajang.

Illustrasi
Di kecamatan yang menang tersebut, Prabowo-Hatta menang telak di Randungung sekitar 13 ribu suara, Klakah sekitar 5 ribu, Ranuyoso sekitar 5 ribu sedangkan di Gucialit dan kedungjajang Prabowo-Hatta menang.

Perolehan data ini diambil dari data yang masuk ke penghitungan cepat yang dimiliki oleh tim internal Prabowo-Hatta, kemarin (9/7/2014)

Atribut Prabowo-Hatta Jadi Rebutan Warga

Senin, 30 Juni 2014

Lumajang-Antusiasme warga terhadap pasangan calon presiden (capres) – calon wakil presiden (cawapres) Prabowo Subianto-Hatta Rajasa semakin meningkat. Hal itu dapat dilihat dari tingginya animo warga untuk mendapatkan atribut kampanye pasangan nomor urut 1 tersebut.


Respons positif terhadap pasangan capres yang diusung Partai Gerindra, PAN, PPP, PKS, PBB, dan Partai Golkar tersebut dialami saat mengadakan DPD PKS Lumajang mengakan acara freeze Mob di Jalan Panglima Sudirman Jum’at 27 Juni kemarin.

Dengan mengerahkan puluhan kadernya berangkat dari Masjid Kyai Anas Machfud Lumajang berjalan menuju “Lumajang Nol” dengan membawa berbagai atribut dan kuntum bunga diserahkan kepada pengguna jalan.

Beberapa orang dengan antusiasnya berhenti untuk meminta spanduk dan atribut Prabowo-Hatta lainnya untuk ditempel dikendaraan dan rumahnya. Beberapa tukang becakpun tidak ketinggalan langsung dipasang disandaran tempat duduk penumpang. Bahkan ada salah satu tukang parkir yang mulai dari awal sampai akhir acara bersemangat mengajak pengguna jalan memilih Capres nomor urut 1 ini.

Karena banyak atribut sudah berpindah ke tangan warga yang begitu antusias terhadap pasangan capres ini, akhirnya acara tersebut disudahi sekitar pukul 17.00.

PKS Antarkan 3 Calegnya di DPRD

Selasa, 13 Mei 2014

Dalam acara penetapan hasil pemilu Legislatif yang berlangsung semalam di Hotel Lumajang menetapkan 50 nama yang akan berada dikursi Legislatif untuk lima tahun mendatang.
KPU Jatim menetapkan 50 anggota DPRD Lumajang yang terpilih di Pemilu 2014. Sidang pleno terbuka dihadiri 5 komisioner KPU Jatim yang diketuai, Agus Sasmito."Caleg ini sesuai dengan hasil Pemilu kemarin," ungkapnya. Lanjut dia, apabila ada kesalahan nama atau gelar akan di perbaiki. "50 anggota DPRD terpilih, kami tetapkan," paparnya di Hotel Lumajang, Senin(12/5/2014).
Pada penetepan oleh KPU ini PKS ditetapkan 3 calegnya menjadi anggota dewan periode 2014-2019, berikut ini rinciannya:
Caleg Nasdem         :   Usman Afandi, Hanurur Rosid, Catur Pujo Satoto, Agus Suherman, Nur Hidayati.
Caleg PKB                :   Abdul Ghofur, Surati, Selamet, Eko Adis Prayoga, Sugianto, Thohar Hasan, Asmu'i Aziz, Umi Kulsum, Achmad Faruq Chotibi.
Caleg PKS                :   Eka Tri Oktavia, S.Pd., Muhammad Hasan, Drs. Khusnul Khuluk (incumbent)
Caleg PDIP              :   Karnadi, Moch Subhan Abdilah, Solikin, Agus Wicaksono, Zaenal Abidin, Guruh Ismariyanto, Mustainul Umam, Supratman, Bukasan, Wahyono
Caleg Golkar          :   Mochammad Supriyono, Suigsan, Bambang Riyanto, Darso, Sudjatmiko
Caleg Gerindra       :   Eko Wahyudi, Nurhayati, Sugiyantoko, Amin, Nur Fadila
Caleg Demokrat     :   Samsoel Huda, Idris Marzuki, Susetyo, Junaedi, Sujiarti, Arif Rachman.
Caleg PAN               :   Lia Agarista,Syaifudin Nanang Qosim
Caleg PPP                :   H.Akhmat, Suwarno
Caleg Hanura          :   Deddy Firmasyah, Eny Sunarni
 
Eka Tri Oktavia, S.Pd bersama Suami

M. Hasan bersama Ayah Bunda

Drs. Khusnul Khuluq bersama Istri

Perolehan kursi perdapil
Dapil 1  (Lumajang, Sukodono, Tekung dan Sumbersuko) :
1.    Usman Efendi SPd                                 Nasdem 
2.   Abdul Ghofur                                          PKB 
3.   Surati                                                       PKB 
4.   Eka Tri Oktavia, S.Pd                          PKS 
5.   M Subhan Abdillah                                PDIP 
6.   Karnadi                                                   PDIP 
7.    Muchammad Supriyono                         Golkar 
8.   Eko Wahyudi                                         Gerindra 
9.   Samsoel Huda                                         Demokrat 
10. Lia Agarista                                             PAN 
11.   H. Akhmat                                               PPP 
12. Dedy Firmansyah                                    Hanura 

Dapil 2 (Rowokangkung, Yosowilangun, Kunir dan Tempeh) : 
1.    Harun Nurosyid                                      Nasdem 
2.   Slamet                                                     PKB 
3.   Eko Adis Prayoga                                   PKB 
4.   Agus Wicaksono                                    PDIP 
5.   Zainal Abidin                                         PDIP 
6.   Solikin                                                     PDIP 
7.    Suigsan                                                   Golkar 
8.   Nurhayati                                                Gerindra 
9.   Susetyo                                                   Demokrat 
10. Idris Marzuki                                          Demokrat 
11.   Syaifudin                                                 PAN

Dapil 3            (Pasirian, Candipuro, Pronojiwo dan Tempursari) :
1.    Catur Pujo Satoto                                   Nasdem 
2.   Sugianto                                                  PKB 
3.   Thohar Hasan                                          PKB 
4.   Asmu'i Aziz                                             PKB 
5.   M. Hasan                                               PKS 
6.   Guruh Ismariyanto                                  PDIP 
7.    Mustainul Umam                                    PDIP 
8.   Bambang Riyanto                                   Golkar 
9.   Sugiantoko                                              Gerindra 
10. Junaidi                                                     Demokrat

Dapil 4 (Padang, Pasrujambe, Senduro dan Gucilait) : 
1.    Agus Suherman                                       Nasdem 
2.   Umi Kulsum                                            PKB 
3.   Supratman                                              PDIP 
4.   Bukasan                                                   PDIP 
5.   Darso                                                       Golkar 
6.   Amin                                                       Gerindra 
7.    Sujiarti                                                     Demokrat

Dapil 5            (Kedungjajang, Klakah, Ranuyoso dan Randuagung) : 
1.    Nur Hidayati                                           Nasdem 
2.   Achmad Faruq                                        PKB 
3.   Drs. Khusnul Khuluq                           PKS 
4.   Wahyono                                                PDIP 
5.   Sudjatmiko                                              Golkar 
6.   Nur Fadilah                                             Gerindra 
7.    Arif Rachman                                          Demokrat 
8.   Nanang Qosim                                       PAN 
9.   Suwarno                                                  PPP 
10. Eny Sunarni                                           Hanura
Dari 12 parpol hanya 10 parpol yang memperoleh kursi. Inilah parpol yang mendapatkan kursi dan jumlahnyanya, Nasdem 5 kursi, PKB 9 kursi, PKS 3 kursi, PDIP 10 kursi,  Golkar 5 kursi, Demokrat 6 kursi, PAN 3 kursi, PPP 2 kursi dan Hanura 2. 
 Semoga anggota dewan periode 2014-2019 ini dapat mengemban amanah rakyat sesuai dengan janji-janji yang pernah mereka tawarkan untuk menarik minat masyarakat memberikan suaranya kepada anggota dewan yang bersangkutan.

Bertekad untuk Mengulang Keajaiban Pemilu 2009

Kamis, 20 Maret 2014

“Dalam pemilu 2004, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Lumajang tergolong sebagai partai kecil. Tetapi, dalam pemilu 2009, PKS berhasil menciptakan keajaiban, dan bertekad untuk diulangi dalam pemilu 2014.”

Di era Partai Keadilan (1999), partai yang dibesut kalangan aktivis terpelajar ini tidak memiliki satu kursipun di DPRD. Lima tahun berikutnya –setelah bermetamorfosis menjadi PKS- juga tidak memiliki satu pun kursi di parlemen.

Tetapi siapa sangka PKS berhasil menciptakan lompatan yang sangat tinggi di pemilu 2009. lompatan paling spektakuler diciptakan PKS Jember dan Bondowoso. Dari yang sebelumnya nol kursi, dalam pemilu 2009 PKS Jember berhasil merengkuh lima kursi. Di Bondowoso, kursi PKS bertambah dari satu menjadi lima. Di Lumajang, PKS berhasil meraih dua kursi, dari sebelumnya nol.

Keberhasilan PKS di pemilu 2009 tidak lepas dari evaluasi total terhadap strategi pemenangannya dalam pemilu 1999 dan 2004. Buruknya perolehan suara PKS selama dua periode pemilu tersebut karena banyak pihak menilai PKS sebagai partai kampus dan ekslusif, sehingga perlu kerja ekstra keras untuk semakin mendekat kepada masyarakat diantaranya program pendampingan di bidang pertanian dan juga sillaturrahim minimal 20 rumah tetangga disambangi oleh kader.

Meskipun partai didera kasus yang sempat menggoyang PKS, tetapi berkat konsolidasi yang intensif PKS meyakini efek kasus tersebut sudah hampir tidak ada. PKS yakin akan rebound di Pemilu 2014.

Ketua DPD PKS Lumajang Drs. Imam Rofiq tidak membantah kasus tersebut sempat mempengaruhi elektabilitas partainya. Tetapi dukungan terhadap PKS sekarang semakin bertambah. Karena itu PKS di Lumajang berani menargetkan meraih satu kursi dimasing-masin dapil .

Saat ini PKS hanya memiliki dua kursi di DPRD Lumajang. Keduanya adalah Drs. Habib Muttaqin (dapil 2 sekarang) dan Drs. Khusnul Khuluq (dapil 5). Untuk memenuhi target satu kursi di masing-masing dapil semua kader bergerak, dan bukan hanya kader yang bergerak 46 caleg yang ada juga intensif melakukan silaturrahim. “Gambaran untuk memperoleh lima kursi sekarang ini semakin nyata,” tegas Drs. Imam Rofiq yang juga caleg dapil 1 ini.

Jawa Timur

Berita Lumajang

Dunia

 

© Copyright DPC PKS Sumbersuko Lumajang 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.