Label

Berita Lumajang (63) Dunia (36) Jawa Timur (28) Kiprah Aleg (12) Materi (1) Motivasi (5) Nasional (166) Renungan (126) Serba-serbi (43) Subhanallah (14) Sumbersuko (28) Syariah (1) dokumentasi (6) download (1) iptek (4) lain-lain (6) lokal (34) new (3) tsaqofah (17)

Serba Serbi

Sumbersuko

Renungan

Nasional

Tampilkan postingan dengan label iptek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label iptek. Tampilkan semua postingan

PKS Apresiasi Esemka

Jumat, 06 Januari 2012

Mungkin ini saatnya kebangkitan Indonesia dari ketertinggalan dengan negara lain ditandai dengan adanya mobil rakitan siswa SMK Solo dan Kiat Motor itu yang terus menuai pujian. Partai Keadilan Sejahtera pun tidak mau ketinggalan mengapresiasi mobil tersebut.

Anggota Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid, menyatakan partainya akan memberikan penghargaan kepada pelajar, guru serta pihak lainnya yang terlibat dalam pembuatan mobil Kiat Esemka. Penyerahan penghargaan akan dilakukan pada perayaan ulang tahun PKS pada 20 April.

"PKS mengapresiasi pembuatan mobil karya siswa SMK dengan memberikan penghargaan, seperti pemberian beasiswa kepada para siswa yang ikut membuat," kata Hidayat di Solo, Kamis 5 Januari 2012.

Selain siswa, dia melanjutkan, pemberian penghargaan juga akan diserahkan kepada para guru yang melakukan pendampingan perakitan mobil Kiat Esemka. "Guru dan sekolah akan mendapatkan penghargaan," ujarnya.

Bahkan, Hidayat mengaku, berkat Walikota Solo, Jokowi, mobil produksi SMK tersebut semakin fenomenal dan dikenal. "Tiga pihak ini, yakni  siswa, guru dan walikota pantas mendapatkan apresiasi. Nanti, kami akan berikan penghargaan tanggal 20 April," ucapnya. (vivanews)

Menkominfo: Pemerintah Bisa Sadap BlackBerry

Selasa, 29 Maret 2011



Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring mengatakan, Pemerintah bisa melakukan penyadapan terhadap gadget BlackBerry meskipun Research in Motion (RIM) masih dalam proses memasang server di Indonesia.

"Warning saya bahwa BB tidak bebas terhadap penyadapan, dan bisa dilakukan penyadapan terhadap BlackBerry," kata Menteri Tifatul di Jakarta, Senin.

Ia mengatakan, penyadapan terhadap BB dilakukan untuk keperluan tertentu di antaranya untuk mengantisipasi peredaran gelap narkoba, ancaman terorisme, hingga korupsi.

Menteri Tifatul mencontohkan, beberapa pengalaman di negara lain di antaranya di India untuk kasus teroris Bombai salah satu artikel di media massa negara itu merilis bahwa komunikasi antarpelaku teroris dilakukan melalui BB.

"RIM sudah sepakat untuk memasang server atau repeater di Indonesia sehingga kita bisa lakukan penyadapan untuk kasus-kasus tertentu," katanya.

Pihaknya secara tegas telah meminta komitmen dari RIM untuk menjalankan aturan tersebut untuk mengantisipasi sejumlah kasus yang menggunakan BB sebagai alat komunikasi jaringan.

Meski kini sedang dalam proses pemasangan server di Indonesia, ia menegaskan BB tetap bisa disadap untuk keperluan investigasi kasus-kasus tertentu.

Menteri menambahkan hal yang terpenting saat ini adalah menyusun aturan perundangan terkait tata cara penyadapan.

"Hal terpenting adalah DPR harus segera membuat UU tentang tata cara penyadapan. Kita lebih setuju adanya UU baru tentang itu, dan sebaiknya RPP penyadapan akan dikembangkan sebagai UU saja," kata Menkominfo Tifatul Sembiring.*
Sumber : Hidayatullah.com

Tren Baru: Wanita Inggris Tinggalkan Karir!


Perubahan dunia sangat cepat. Jika dahulu wanita Barat dikenal mengejar karir di sektor publik, tapi tren terbaru menujukkan sebaliknya. Sebuah majalah wanita, Genius Beauty memberitaka, psikolog dan sosiolog Inggris mengemukakan sebagian besar wanita Inggris abad ini, berharap bisa hidup dengan orang yang dicintainya. Hal ini berdasarkan penelitian gabungan terhadap wanita pekerja di Inggris.

Hasilnya, 70% wanita meninginkan membangun sebuah keluarga yang bahagia bersama dengan pasangan mereka. Sedangkan 64% dari lainnya ingin mendapatkan keduanya, yaitu keluarga dan karier berjalan seiring.

Selain itu, para ilmuwan juga menanyakan apakah wanita berpikir tentang tingkat IQ (Intelegence Quotient) pasangan mereka. Sekitar 62 persen dari mengaku ingin suami mereka lebih pintar dari mereka, meskipun 20 persen dari responden terhadap kecerdasan calon suami mereka.

Penelitian serupa yang dilakukan pada tahun 1990-an mengungkapkan hal berbeda. Hanya 20 persen wanita di Inggris yang ingin menikah secepatnya. Hasil terbesar, sekitar 80 persen mengutamakan kariernya terlebih dahulu. Hal ini merupakan perubahan ideologis yang terjadi dalam satu dekade ini.

Tausyiah MUI

Sebelum ini, Desember 2004, dalam Rakernasnya Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyampaikan satu rekomendasi bidang sosial budaya menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk melakukan “Gerakan Kembali ke Rumah” (al ruju' ila al usroh). Dalam rekomendasinya, MUI menghimbau para ibu jangan merasa bangga banyak di luar rumah dan merasa gengsi mendidik anak di rumah.

Menurut MUI, rumah harus menjadi wahana pendidikan pertama dan utama untuk membentengi anak dari serbuan budaya yang merusak akhlak. Seruan ini sangat menarik, sebab melawan arus dari gegap gempitanya para perempuan berkiprah di ruang publik.

Menariknya, sementara di Barat – yang kerap dijadikan acuan model peradaban masa depan—kini muncul gerakan ‘kembali ke rumah’ sementara perempuan kita justru tengah getol-getolnya bekerja di sektor publik dan meninggalkan rumah.*

Hidayatullah.com

Apa hubungan Lampu Bohlam yang ditemukan T. Alfa Edison dan Al-Qur'an?

Rabu, 16 Februari 2011


Oleh: Noey Enuy

Allah berfirman dalam surat An-Nur 24: 35:

Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya), yang minyaknya (saja) Hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha mengetahui segala sesuatu.”

Sebelum melanjutkan membaca coba anda bayangkan dahulu lampu apa saja yang ada di rumah anda, baik neon ataupun bohlam. kemudian baca kembali kalimat awal Firman Allah diatas,

"Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar..."

Setelah membaca kalimat awal dari ayat ini adakah kita membayangkan sebuah kaca yang hampa udara dalam bahasa Al-Quran "...seperti sebuah lubang yang tak tembus..." kemudian membayangkan aliran listrik yang mengalir hingga menghasilkan cahaya dalam kaca yang hampa udara tersebut, yang dalam bahasa al-Qur'an "...di dalamnya ada pelita besar...".

Berlanjut ke kalimat berikutnya,

"...Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya)..."

Dalam Ilmu Fisika aliran listrik itu terdiri dari 2 kutub yaitu utara dan selatan yang dalam bahasa Al-Quran "...yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya)...", ya benar kalo bukan timur bukan pula barat itu artinya kutub listrik itu adalah kutub utara dan kutub selatan yang dengan kedua kutub itu lampu bohlam bisa menyala.

Kemudian allah berfirman dalam ayat yang sama "...yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api..." Lampu bohlam menyala bukan karena api melainkan aliran listrik, ini sudah benar2 sesuai.

Dalam Ilmu Fisika kita belajar tentang warna "ME-JI-KU-HI-BI-NI-U" cahaya memiliki warna yang berbeda beda namun yang ditangkap mata adalah disesuaikan dengan kecenderungan benda yang "disentuh" cahaya pada warna tertentu ada merah jingga kuning hijau biru nila dan ungu, dalam bahasa Al-Quran, "...Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang dia kehendaki..." kembali lagi ini sesuai dengan ilmu fisika.

dan terakhir "...dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu." Allah adalah sehebat2nya pembuat perumpamaan, namun Allah terlalu adil hingga ilmu yang baik tak cuma diberikan pada yang muslim saja tapi non muslim atau bahkan Yahudi sekalipun, Allah berikan ilmu pada mereka, dan kita sebaik2 orang yang seharusnya belajar pada siapapun tak terkecuali mereka yang kita benci, Bohlam berhasil ditemukan oleh Thomas Alfa Edison [non-muslim], kita selayaknya belajar padanya seraya iman kita bertambah karena terbukti Qur'an itu Ensiklopedi yang paling sempurna :)

Subhanallah.

Jawa Timur

Berita Lumajang

Dunia

 

© Copyright DPC PKS Sumbersuko Lumajang 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.