Label

Berita Lumajang (63) Dunia (36) Jawa Timur (28) Kiprah Aleg (12) Materi (1) Motivasi (5) Nasional (166) Renungan (126) Serba-serbi (43) Subhanallah (14) Sumbersuko (28) Syariah (1) dokumentasi (6) download (1) iptek (4) lain-lain (6) lokal (34) new (3) tsaqofah (17)

Serba Serbi

Sumbersuko

Renungan

Nasional

Tampilkan postingan dengan label lokal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lokal. Tampilkan semua postingan

Bertekad untuk Mengulang Keajaiban Pemilu 2009

Kamis, 20 Maret 2014

“Dalam pemilu 2004, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Lumajang tergolong sebagai partai kecil. Tetapi, dalam pemilu 2009, PKS berhasil menciptakan keajaiban, dan bertekad untuk diulangi dalam pemilu 2014.”

Di era Partai Keadilan (1999), partai yang dibesut kalangan aktivis terpelajar ini tidak memiliki satu kursipun di DPRD. Lima tahun berikutnya –setelah bermetamorfosis menjadi PKS- juga tidak memiliki satu pun kursi di parlemen.

Tetapi siapa sangka PKS berhasil menciptakan lompatan yang sangat tinggi di pemilu 2009. lompatan paling spektakuler diciptakan PKS Jember dan Bondowoso. Dari yang sebelumnya nol kursi, dalam pemilu 2009 PKS Jember berhasil merengkuh lima kursi. Di Bondowoso, kursi PKS bertambah dari satu menjadi lima. Di Lumajang, PKS berhasil meraih dua kursi, dari sebelumnya nol.

Keberhasilan PKS di pemilu 2009 tidak lepas dari evaluasi total terhadap strategi pemenangannya dalam pemilu 1999 dan 2004. Buruknya perolehan suara PKS selama dua periode pemilu tersebut karena banyak pihak menilai PKS sebagai partai kampus dan ekslusif, sehingga perlu kerja ekstra keras untuk semakin mendekat kepada masyarakat diantaranya program pendampingan di bidang pertanian dan juga sillaturrahim minimal 20 rumah tetangga disambangi oleh kader.

Meskipun partai didera kasus yang sempat menggoyang PKS, tetapi berkat konsolidasi yang intensif PKS meyakini efek kasus tersebut sudah hampir tidak ada. PKS yakin akan rebound di Pemilu 2014.

Ketua DPD PKS Lumajang Drs. Imam Rofiq tidak membantah kasus tersebut sempat mempengaruhi elektabilitas partainya. Tetapi dukungan terhadap PKS sekarang semakin bertambah. Karena itu PKS di Lumajang berani menargetkan meraih satu kursi dimasing-masin dapil .

Saat ini PKS hanya memiliki dua kursi di DPRD Lumajang. Keduanya adalah Drs. Habib Muttaqin (dapil 2 sekarang) dan Drs. Khusnul Khuluq (dapil 5). Untuk memenuhi target satu kursi di masing-masing dapil semua kader bergerak, dan bukan hanya kader yang bergerak 46 caleg yang ada juga intensif melakukan silaturrahim. “Gambaran untuk memperoleh lima kursi sekarang ini semakin nyata,” tegas Drs. Imam Rofiq yang juga caleg dapil 1 ini.

Di Banjir Kencong Ada Relawan PKS yang Membantu Warga

Kamis, 26 Desember 2013




Sudah sejak Senin, saya mengajak suami untuk mengunjungi lokasi banjir Paseban di Kencong (Jember, Jawa Timur). Tapi, suami menolak karena jadwalnya sangat penuh di kampus. Sampai di rumah selalu jelang Maghrib. Lalu mandi, sholat, dan kemudian praktek karena pasien sudah mengantri sejak pukul 4 sore. Makan siang dan malam selalu digabung di malam hari usai semua pasien pulang. Tak ada waktu istirahat selain tidur sekitar jam 11 malam hingga jelang Subuh. Itu rutinitas harian yang sulit saya sela bila agenda suami benar-benar tak ada kosongnya.

Alhamdulillah, Rabu kemarin adalah tanggal merah (25/12). Malam sebelumnya, suami sudah menjanjikan pada saya bahwa esoknya kami akan mengunjungi lokasi banjir. Rencana awal, kami akan berangkat sekitar pukul 8 pagi. Namun karena pagi hujan deras sejak Subuh tanpa henti, suami meminta saya untuk bersabar menunggu hujan reda untuk bepergian. Hujan di Jember biasanya berlangsung di atas Dhuhur atau Ashar. Tapi pagi kemarin memang diluar kebiasaan. Saya membayangkan, banjir yang belum surut hingga sore sebelumnya, tentu akan kembali meninggi pagi kemarin di lokasi banjir.
Sekitar pukul 9.45, hujan pun reda. N1 dan N2  yang semula tidak mau ikut, tiba-tiba berubah pikiran. Perlu waktu sekitar 30 menit untuk menunggu N1 dan N2 bersiap-siap. Akhirnya… Meluncurlah saya, suami, N1, N2, dan N3 menuju Paseban, Kencong, yang medan menuju ke sana sempat membuat perut saya berputar-putar.
Memasuki Kecamatan Kencong, adzan Dhuhur sudah mengumandang. Saya tidak melihat jam saat itu. Saya minta kepada suami untuk berhenti di Mesjid dulu agar saya dan anak-anak bisa sholat. Kebetulan saya dan anak-anak masih memiliki wudhu. Khawatir dengan kondisi lokasi banjir yang menyulitkan kami untuk sholat dan ke kamar kecil, kemudian suami menghentikan mobil di sebuah Mesjid.
Ah… Ternyata Mesjid itu milik Muhammadiyah yang berada di lingkungan sebuah sekolah di daerah Igir-Igir, Cakru. Sebelum turun mobil, suami saya sempat bercerita bahwa daerah yang kami kunjungi ini adalah basis Muhammadiyah. Boleh dikata, masyarakat Muhammadiyah di Kabupaten Jember paling banyak berada di wilayah ini. Makanya, sepanjang jalan kemarin banyak saya lihat plang-plang berlambang Muhammadiyah.
Memasuki Mesjid, saya bersama N1 N2 N3 mencari ruangan sholat untuk perempuan. Ternyata ruangan tersebut juga digunakan sebagai sebuah Taman Pendidikan Al-Qur’an ‘Aisiyah’. Saya dan anak-anak pun sholat. Tak lama berselang, ternyata adzan baru berkumandang di Mesjid itu. Ya, meski sama-sama berada di satu kecamatan, tetapi antar Mesjid biasanya ada selisih waktu mengumandangkan adzan.
Belum hitungan menit, saya melihat sejumlah orang mengerumun memasuki halaman Mesjid. Saya yang melepas kacamata saat itu tidak bisa melihat jelas siapa mereka. Tak lama, N2 dan N3 yang sudah selesai sholat kemudian bermain di teras Mesjid, berlari menghampiri saya di dalam ruangan. “Nda, Abi mau sholat jamaah sama orang-orang itu. Abi nyuruh Bunda nunggu sebentar.”
Saya mengiyakan. Sembari menunggu, saya kemudian mengaji sebentar. Hanya 1 lembar bolak-balik. Setelah mengenakan kacamata, saya kemudian ke kamar kecil. Maklum, usia kandungan yang semakin bertambah, sudah menyerukan panggilan alam agar saya segera ke kamar kecil setiap 2-3 jam sekali.
Sholat berjamah belum selesai. Saya kemudian iseng mengintip ruangan sholat para pria tersebut. Saya melihat suami saya berada di barisan belakang dengan mengenakan rompi Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI). Yang lainnya, berseragam coklat dan ada juga yang berseragam hitam campur oranye. Saya sangat familiar dengan seragam coklat tersebut.
Masya Allah… Mereka para relawan dari Pandu Keadilannya Partai Keadilan Sejahtera (PKS)!!! Saya punya banyak sahabat di luar kota yang menjadi anggota Pandu Keadilan sehingga saya hafal dengan seragam tersebut.
Saya kemudian mengambil foto dari belakang. Lalu saya mengamati mereka yang berseragam hitam campur oranye tersebut. Rasa-rasanya saya juga familiar dengan seragam tersebut. Saya yakin pernah melihat seragam tersebut. Tapi, saya tidak ingat seragam tersebut milik institusi apa….
Sholat berjamaah pun selesai. Saya langsung beringsut ke ruangan perempuan untuk mengambil tas dan barang-barangnya anak-anak. Keluar dari ruangan, saya melihat salah satu jamaah yang berseragam hitam campur oranye yang berjalan mengarah pada saya. Saya dapat melihat tulisan di bagian depan seragamnya.
Masya Allah…. Mereka ini santri dari Ma’had Tahfidz Qur’an (MTQ) yang pernah menjadi tuan rumah penyelenggaraan Sosialisasi Tugas dan Wewenang Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di mana saya hadir sebagai salah satu narasumber. Saya yang saat ini juga semakin intens berinteraksi dengan Ma’had tersebut ternyata baru sadar bahwa hitam oranye adalah seragam milik Ma’had ini…

Allahu akbar!!!
Mereka yang menjadi relawan korban banjir di Paseban Kencong ini tetap melayani masyarakat dan tidak abai dengan waktu sholat. Saya ‘merinding’ karena merasa malu mengingat kerap kali menunda sholat meski adzan sudah lama berkumandang karena pekerjaan atau hal lainnya yang membuat saya memberi toleransi untuk menundanya.
Di dalam mobil, saya bilang ke suami, “Kayaknya di dekat-dekat sini ada Poskonya Relawan PKS deh…”.
Ternyata benar…
Berjarak kurang dari 1 kilometer, para relawan yang berjalan kaki ini menuju sebuah rumah yang di halamannya terdapat banner berlambang PKS. “Barang-barang diturunkan di sini saja ya. Titipkan ke mereka untuk mendistribusikan….”, kata suami saya. “Iya, enggak apa-apa…”jawab saya.
Saya kemudian ikut turun dan melihat sejumlah relawan berseragam hitam oranye membantu mengangkat kardus mie instan dan air mineral dari mobil saya. Saya kemudian mendatangi Ibu-Ibu yang berkumpul di sebuah rumah kecil di samping rumah besar yang menjadi tempat berkumpulnya para relawan.
Masya Allah… Tempat ini ternyata Dapur Umumnya para Relawan Pandu Keadilan. Para ummahat dan gadis muda yang bergabung dalam Santika bergantian memasak dan membuat nasi bungkus. Sebagian ada yang menimbang sembako…

Hufffhhhhttt…
Hari ini saya benar-benar ‘terpesona’ dan hanya bisa manggut-manggut bertemu para relawan di tempat ini. Pengalaman saya yang kerap mengikuti suami dalam kegiatan sosial bersama BSMI, rasanya saya belum pernah menemukan adanya pondok pesantren yang sampai mengirimkan santrinya untuk turun ke lapangan untuk membantu korban bencana alam. Salut untuk Ma’had yang satu ini…
Tentang mereka para relawan Pandu Keadilan, saya tidak terkejut bila bertemu mereka di lokasi bencana. Saya tahu mereka selalu hadir terdepan pada situasi-situasi seperti ini. Sahabat-sahabat saya di luar kota yang juga menjadi anggota Pandu Keadilan, kerap bercerita dan mengirimkan foto-foto kegiatan mereka. Yang membuat saya ‘terpesona’ dan manggut-manggut dari mereka kemarin adalah menyaksikan bahwa mereka tetap tertib sholat tepat waktu dan berjamaah kala dalam tugas melayani masyarakat korban banjir. Seharusnya saya tidak perlu kaget karena sebelumnya saya pun sering melihat foto-foto para Pandu Keadilan yang sholat berjamaah di tengah lapangan, di hutan, di pasir atau di mana saja ketika mereka bertugas. Tapi, baru kemarin saya menyaksikan dengan mata kepala sendiri bagaimana mereka memenuhi panggilan adzan dan kemudian menuju Mesjid untuk berjamaah ketika menjalankan tugas membantu korban banjir…
Satu lagi yang membuat saya ‘terpesona’ dan manggut-manggut adalah… Mmm… Bingung saya menuliskannya… Sudahlah… Semoga kunjungan Pandu Keadilan membantu masyarakat Kencong di tempat banjir semakin menyatukan ukhuwah bagi saudara-saudara muslim di Jember, Lumajang, dan daerah lain di Indonesia…
Perlahan, Posko dan Dapur Umum milik PKS itu pun menghilang dari cermin kaca mobil. Saya bersama anak-anak pun kemarin melanjutkan perjalanan menuju Balai Desa yang menjadi Posko Kesehatan untuk menemani suami meninjau stok obat dan para mahasiswa Kedokteran yang diturunkan untuk menjadi relawan kesehatan dari korban banjir di Kencong…


Catatan: Jika teman-teman ada  yang berkenan berdonasi, sila transfer bantuanny ke Rek BNI Nomor 0261672883 a.n Hizbullah Huda… Atau ke Bank Syariah Mandiri (BSM) Nomor 0810211165 a.n Tamkin Institute… Jangan lupa tulis pesan KORBAN BANJIR KENCONG…
Photo Banjir Kencong (Khairunnisa Musari)


Oleh Khairunnisa Musari
*sumber: Kompasiana

3 Pesan PKS untuk Dokter

Jumat, 29 November 2013

Pengurus DPD PKS Kabupaten Lumajang beserta jajarannya hari ini Kamis, 28 Nopember 2013 melakukan kunjungan ke RSD dr. Haryoto Lumajang. Dalam kunjungan yang dikomandani langsung oleh Ketua DPD PKS Lumajang Drs. Imam Rofiq disertai Gigih Prihantono, S.Sos selaku Sekum DPD. Bersama rombongan tersebut Kabid Perempuan sekaligus Caleg DPR RI Khuriyatul Fikriyah, SP., Sekretaris Kabid Perempuan Rita Lili R, S.Pd.I dan Aleg PKS yang duduk di Komisi D Drs. Habib Muttaqin.

Pengurus PKS Lumajang diterima Direktur RSUD dr. Haryoto
Rombongan PKS tersebut ditemui langsung oleh Direktur RSUD dr. Haryoto dr. Triworo Setyowati, sekaligus memberikan karangan bunga dengan bertuliskan 'Wujudkan Kebersamaan wahai Dokter, Bidan dan Perawat di dalam pelayanan kepada pasien'.

Dalam kesempatan tersebut Bu Triworo -panggilan akrab direktur RSUD Lumajang- menyampaikan “uneg-uneg” beliau mengenai berita yang akhir-akhir ini ramai di media.  Terus terang dengan putusan MA kami sebagai dokter mengalami keraguan dalam tindakan pelayanan medis ke pasien" ungkap ibu berjilbab ini.

Ketika ditanya oleh Ketum DPD PKS Lumajang Drs. Imam Rofiq. "kira-kira sampai kapan keraguan itu berakhir, mengingat jika terus dalam keraguan maka tidak akan maksimal dalam pelayanan ke pasien ?" Beliau menjawab "benar, dan keraguan kami bisa lama, bisa tidak tergantung proses hukum ini berakhir nanti seperti apa, dan akhirnya berdampak merugikan pasien sendiri"

Diakhir kunjungan, orang nomor satu di RSUD dr. Haryoto Lumajang tersebut memohon doanya sekaligus mendoakan kesuksesan kepada Ketum DPD PKS Lumajang beserta rombongan.

Drs. Imam Rofiq juga menyampaikan 3 hal, yaitu : 1. Mendoakan juga agar bu direktur segera hilang perasaan ragu sehingga bisa lebih fokus dan konsentrasi dalam menjalankan tugas, 2. Menghargai kinerja anak buah khususnya yang sering berhadapan dengan pasien, seperti perawat dan bidan sehingga terjalin kebersamaan dalam pelayanan kepada pasien, 3. Meminta agar tetap mengedepankan pelayanan pasien meski dirundung masalah.

Sebelum pulang, rombongan DPD PKS Lumajang melakukan sholat jama'ah ashar di masjid RSUD dr. Haryoto tersebut.

KH. Nizar : Jika PKS Pelit ndak Mungkin Kepilih

Senin, 02 September 2013

Halal bi Halal PKS Lumajang untuk tahun ini diadakan di Desa Munder Kec. Yosowilangun didaulat sebagai pengisi acara tausiyah adalah KH. Nizar dari desa Pulo Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang. Beliau adalah muballigh yang cukup terkenal di daerah Lumajang dan sekitarnya, karena ceramahnya  disertai humor ala jawa timuran.

Menyitir ayat al-Qur’an surah ke 7 (al-A’raf : 96), menyampaikan kunci keberkahan yang akan Alloh turunkan dari langit dan dari bumi hanya ada dua salah satunya yaitu Taqwa, apa sebenarnya ciri orang bertaqwa apa yang biasa pakai peci putih dan memakai baju takwa? Atau pak Muttaqin? Karena ada namanya ada taqwanya, sambil melirik anggota dewan dari dapil 2 Drs. Habib Muttaqin.

Banyak sekali yang dapat kita petik pelajaran dari tausiyah KH. Nizar tersebut meski banyak diselingi humor diantaranya menganjurkan kita untuk tidak “medit” alias kikir dengan mengambil dalil al-hadits “…Seorang pemurah hati dekat kepada Allah, dekat kepada manusia dan dekat kepada surga…. (HR. At.Thabrani). Lebih mengkhususkan lagi kepada caleg PKS yang akan berjuang di 2014 agar disenangi pemilihnya tidak perlu mendatangi paranormal dan sejenisnya cukup mengamalkan hadits diatas. “Kalau caleg PKS medit  tentu tidak akan dipilih oleh rakyat” tutup beliau.


Pawai Ta'aruf Ramadhan PKS Lumajang

Senin, 16 Juli 2012

Ramadhan 1433 H tinggal menghitung hari, tidak sampai lima hari lagi seluruh umat Islam di seluruh dunia akan kedatangan tamu istimewa yang hadir 1 kali dalam 1 tahun yang didalamnya terdapat berbagai keistimewaan-keistimewaan yang tidak dapat dimiliki oleh bulan-bulan yang lain selain Ramadhan.

Karena kehadiran tamu istimewa inilah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lumajang mengajak seluruh masyarakat Lumajang untuk menyambut kedatangannya dengan suka cita dengan mempersiapkan segala sesuatunya baik fisik maupun psikis, ajakan ini disampaikan di dalam acara Pawai Ta'aruf Ramadhan DPD PKS Lumajang 1433 H.

Pawai Ta'aruf ini diadakan pada hari Ahad, 15 Juli 2012 start di depan Kantor PKS Lumajang Jalan Suwandak pada pukul 13.00 WIB yang diberangkatkan langsung oleh Ketua Umum DPD PKS Lumajang Drs. Imam Rofiq yang juga mengingatkan kepada Kader Khususnya selain memperbanyak ibadah, juga memperbanyak memberi kepada tetangga.

Ratusan kendaraan roda dua diiringi oleh beberapa mobil kader dan simpatisan dibelakangnya berjalan tertib dikawal oleh Kepolisian Resort Lumajang berjalan kearah timur menuju kecamatan Tekung melewati Kecamatan Yosowilangun disambut lambaian tangan penduduk Kecamatan Kunir dan berhenti sejenak di Kecamatan Tempeh di sebuah masjid untuk tunaikan sholat Ashar dan sekedar melepas lelah.

Setelah tunaikan kewajiban sholat Ashar di Masjid Agung Tempeh Ratusan Kader dan simpatisan PKS Lumajang melanjutkan "aksi"nya menuju kecamatan Sumbersuko, melintasi kecamatan Lumajang menyusuri tepi sawah di kecamatan Sukodono dan menyapa masyarakat kota Lumajang dan finish di Jl. Suwandak tepat pukul 17.00, inilah rangkaian pawai ta'aruf untuk menyambut datangnya bulan Suci Ramadhan 1433 H semoga Ibadah kita dapat lebih meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. (ISM)

Happy Birtday Lumajang

Rabu, 07 Desember 2011

Memasuki bulan Desember tahun ini di kota Lumajang ada pemandangan yang berbeda dibanding bulan-bulan sebelumnya, dari daerah perkotaan sampai pedesaan di depan rumah atau toko milik warga Lumajang dipasang lampion aneka warna, bentuk dan ukuran.

Dengan biaya mulai dari ribuan sampai puluhan ribu, mulai dari bentuk yang sederhana terbuat dari bola plastik sampai yang agak rumit pembuatannya membuat kota Lumajang  semakin terang dan berwarna oleh pancaran lampu yang dihasilkan lampion yang berjajar.

Dari daerah perkotaan sampai pelosok desa, tak ketinggalan pula didepan kantor DPC PKS Sumbersuko juga sudah terpasang beberapa hari yang lalu, Warga Lumajang serentak memasang berbagai lampion bergambar Kuda Kencak bukan tanpa alasan, ini semua demi memeriahkan Hari Jadi Lumajang yang ke-756 (udah tua ya?) atau biasa disingkat "Harjalu" ini.

Mudah-mudahan diusia yang sudah tidak bisa dibilang muda ini, kota Lumajang bisa berbenah dan maju bersanding dengan kota-kota besar lainnya yang terbilang lebih muda, minimal lebih maju daripada kota-kota disebelahnya. (ISM)

Daurah Penguatan Kader Lumajang

Minggu, 27 November 2011


Tukar Pikiran/diskusi pada acara daurah
Daurah adalah salah satu perangkat yang dipergunakan untuk meningkatkan kadar wawasan khususnya kader untuk kepentingan dakwah dan jama'ah dengan mengumpulkan sejumlah kader yang relatif banyak di suatu tempat untuk mendengarkan ceramah, kajian, penelitian, dan pelatihan tentang suatu masalah, dengan mengangkat tema tertentu yang dirasa penting untuk diadakan.

Dalam rangka menyambut tahun baru Hijriyah yang ke 1433, DPD PKS Lumajang dengan semangat ingin menjadi lebih baik lagi ditahun mendatang, dengan itu diadakan acara daurah penguatan untuk kader-kadernya.

Diadakan pada hari Ahad tanggal 27 Nopember 2011 mulai jam 08.00 pagi sampai 14.30 sore bertempat di desa Tukum Kec. Tekung Kab. Lumajang, acara hari ini merupakan rangkaian acara dari Mabit pada malam hari sebelumnya di Kecamatan Senduro.

Dengan adanya dua acara sekaligus ini, diharapkan kader-kader di Charge semangat baru mengawali tahun baru hijriyah ini, dengan awal yang baik diharapkan akan tetap menjadi baik, insyaAllah.

Kurban PKS Lumajang

Rabu, 09 November 2011

Hari ini Rabu, 09 Nopember 2011 bertepatan dengan 13 Dhulhijjah 1432 H adalah hari terakhir batas waktu melaksanakan ibadah kurban, senada dengan itu PKS Lumajang juga seolah habis-habisan melaksanakan ibadah kurban tahun ini dengan "menghabisi" 1 ekor sapi dan 12 ekor kambing.

Melaksanakan kurban bagi kami selain sebagai kewajiban, juga wujud dari cinta kita Kepada Allah (Q.S. 3: 92) dan Cinta kami kepada Sesama.

Bertempat di Kantor DPD PKS Lumajang sekitar pukul 09.00 pagi mulai dilaksanakan pemotongan hewan kurban oleh kader dan dibantu masyarakat setempat, dipotong istirahat sholat dhuhur dan makan bersama beberapa warga setempat, kemudian dilanjutkan lagi dan berakhir sebelum sholat ashar dan segera dibagi ke beberapa warga setempat yang membutuhkan.

Tidak ada kupon maupun antrian panjang, karena pendistribusiannya langsung dibagikan kerumah-rumah sehingga tidak terjadi kericuhan akibat berdesak-desakan atau sudah mengantri lama tetapi tak kunjung mendapatkan bagiannya seperti pemotongan hewan kurban ditempat lain.

Ketum DPD PKS Lumajang Drs. Imam Rofiq

Sekum DPD PKS Lumajang Gigih Prihantono, S.Sos
 
Makan Bersama warga Sekitar Kantor DPD PKS Lumajang

Bingkisan sudah siap dibagikan

Ketum DPD PKS Lumajang menyerahkan bingkisan

Panitia mengantarkan bingkisan ke rumah-rumah



Hujan Bukan Penghalang

Selasa sore (08/11/2011) ba'da Ashar jam digital anakku menunjukkan angka 15.45, seperti hari selasa beberapa minggu lalu ibu-ibu diwilayah barat Kecamatan Sumbersuko mengadakan kajian rutin.

Bedanya pada Selasa sore ini, karena sudah memasuki musim penghujan daerah kami juga tidak ingin ketinggalan mengalami hujan juga. Seolah tidak peduli dua orang ummahat ini berangkat menuju lokasi "pengajian" dengan jalan kaki sekitar 3 km bersama 3 buah hati mereka.

Agenda hari ini membahas kerja nyata apa yang bisa ibu-ibu lakukan untuk masyarakat Sumbersuko khususnya sekaligus membahas karena semakin dekatnya hari ibu, Ibu-ibu ini juga ingin memberikan sumbangsihnya turut bekerja untuk Sumbersuko.


Semoga dengan menginfaqkan waktunya ibu-ibu ini dicatat sebagai amal kebaikan, dan dapat memberatkan timbangan perbuatan baiknya kelak di akhirat nanti.


Idul Adha Sumbersuko

Sabtu, 05 November 2011

Setelah disembelih, lalu digantung dikuliti, dipotong-potong, diiris kecil-kecil, sebagian ditimbang terus dibagi-bagi yang tidak dibagikan malah lebih parah lagi ada yang dipotong-potong dadu kemudian ditusuk-tusuk tidak berhenti sampai disitu masih dikasih kecap sama minyak masih dibakar sampai agak kehitaman, dicampur bumbu dan terakhir dimakan oleh Saudara-saudara yang ikut ambil bagian pada acara tersebut.
Itulah gambaran singkat apa yang terjadi di kediaman ketua DPC PKS Sumbersuko Bapak Muhammad Sholeh, kelihatan sadis ya?.

Tenang saudara, itulah gambaran dari perintah Allah yang dilaksanakan setiap Idul Adha (Q.S. 108:2), tak ketinggalan setiap tahun DPC PKS Sumbersuko selalu mengadakannya. Kebetulan pada kurban tahun ini Sumbersuko menyembelih 6 ekor kambing dan 1 (satu) ekor sapi sebagai wujud kasih sayang kita kepada Allah (Q.S. 3: 92) dan juga sesama, karena setelah dipotong kurban tersebut diberikan kepada masyarakat sekitar, khususnya yang  berada diwilayah Sumbersuko.

Mudah-mudahan tahun depan kita masih diberi kelapangan rezeki supaya bisa melaksanakan kurban lebih banyak lagi dan masyarakat luas akan bisa menikmatinya.

Inilah bukti tanda cinta kami khususnya kepada masyarakat Sumbersuko


masih dipotongi lebih kecil lagi

Mentan Kagum Pisang Lumajang

Jumat, 04 November 2011

Mentan memanen Pisang Kirana
Tak heran kiranya Lumajang dijuluki kota pisang, karena produk pisangnya selain bermutu tinggi juga menjadi andalan kota Lumajang.

Menteri asal PKS ini telah membuktikan sendiri kualitas pisang dari Lumajang dalam kunjungannya ke "Kampoeng Buah" Di Desa Kandang Tepus Kec. Senduro Kab. Lumajang kemarin siang (03/11/2011).

Menteri Pertanian Ir. H. Suswono, MMA beserta rombongan tiba di kampoeng Buah sekitar pukul 14.00 setelah diterima oleh pimpinan wilayah Kabupaten Lumajang di Pendapa Kabupaten Lumajang sekitar pukul 12.00. Setelah mengetahui proses pimilahan pencucian dan pengepakan Pisang Kirana yang akan dikirim untuk pasar Jakarta beliau menyempatkan untuk memanen pisang Kirana dari lokasi penanaman.

Disinilah beliau mengemukakan bahwa peluang produk-produk hasil pertanian terbuka luas di pasaran eksport, asal memenuhi kriteria-kriteria mutu yang diterapkan oleh negara yang bersangkutan. Apalagi dengan terjadinya banjir di Thailand menyebabkan negara tersebut terancam tidak bisa mengeskspor berasnya keluar negeri termasuk Indonesia.

Selain Produk pisangnya yang spesial, agenda ke Lumajang bagi bapak menteri yang memperoleh magister S2nya di IPB ini, karena kurang dari sepekan kunjungan ke Lumajang diagendakan beliau, dan berhasil terlaksana. Karena itulah moment ini tidak disia-siakan oleh warga sekitar untuk sekedar mengabadikan moment ini melalui kamera hapenya, dan juga berbagai pertanyaan yang dilontarkan perwakilan kelompok tani dan masyarakat yang lain, pada sesi tanya jawab yang sedianya diagendakan 2 pertanyaan saja karena minat masyarakat yang cukup banyak akhirnya bisa ditambah untuk memuaskan keinginan masyarakat. (Ism)

Boom dari Sumbersuko

Senin, 26 September 2011

Tim Ekonomi DPC PKS Sumbersuko
Bom meledak di Solo, seorang yang diduga pelaku dan seorang lagi menjadi korban tewas dalam kejadian tersebut, menghiasi media massa menenggelamkan berita besar lainnya diantaranya kasus Nazarudin, Andi Nurpati, Antasari, Century dll. yang akhir-akhir ini ramai dibicarakan.

Daripada mikirin bom-bom nggak jelas gitu, mending mikirin kerja nyata untuk masyarakat yang jelas-jelas membutuhkan. Untuk itulah kami seluruh jajaran DPC PKS Sumbersuko mengadakan silaturahim, mumpung masih syawal sekalian Halal bi Halal dan syuro membahas kelanjutan program pemberdayaan ekonomi anggota.

Acara dimulai beberapa jam setelah bom meletus di Solo, dan berakhir sebelum kumandang adzan ashar. untuk lebih bermanfaat bagi orang lain karena sebaik-baik manusia adalah yang dapat bermanfaat bagi orang lain. Hasil keputusan syuro kali ini kader DPC Sumbersuko akan membuka usaha peternakan Sapi dan Bebek Potong, bekerja sama dengan warga sekitar dalam hal pengelolahannya.

Dengan dua rencana kegiatan tersebut sedikit akan dapat memberikan sumbangsih kepada masyarakat, khususnya di daerah Sumbersuko. 
Dan mudah-mudahan program ini akan menjadi boom dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara luas nantinya.

Artono: Saya Bukan Nazaruddin

Kamis, 22 September 2011

Ir. H. Artono pada Acara Halal bi Halal PKS Lumajang
"Mohon bantuannya kepada masyarakat jangan menyamaratakan pengusaha seperti Nazaruddin" ujar anggota Legislatif DPRD Propinsi Jawa Timur dari Fraksi PKS.
Ir. H. Artono mengungkapkan hal tersebut dalam acara Halal biHalal kader dan simpatisan PKS se-Kabupaten Lumajang pada Ahad, 18 September 2011 kemarin.

Bukan tanpa sebab anggota legislatif asal Lumajang tersebut mengatakan demikian karena background beliau adalah pengusaha, beliau tidak mau stigma negatif pengusaha adalah sama dengan Nazaruddin (mantan bendahara salah satu parpol) "Pengusaha itu bermacam-macam, ada pengusaha yang hanya mendekati penguasa untuk meminta proyek, ada yang seperti kami ini yang harus fight dengan kompetitor kami agar dapat menjual barang kami," ujarnya.

Anggota legislatif yang dimunculkan oleh PKS untuk berkompetisi menjadi orang No.1 di Kabupaten Lumajang ini mengatakan,"Dari bisnis yang saya geluti selama ini sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup, jadi tidak mau mengkorupsi uang rakyat"
Semoga masih banyak Artono, Artono yang lain yang menjadi wakil kita.


Terima dengan Catatan

Selasa, 20 September 2011

Seluruh perwakilan fraksi-fraksi telah menyampaikan pandangan umumnya mengenai Laporan Pertanggungjawaban APBD 2010 yang disampaikan pada paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Lumajang pada hari ini (Selasa, 20 September 2011).

Acara Paripurna mendengar pandangan umum fraksi-fraksi tentang LPJ Bupati Lumajang yang telah dibacakan pada jum'at pekan lalu itu dimulai sekitar pukul 09.00 dan berakhir sebelum acara makan siang pukul 13.00.

Hampir semua fraksi dalam kesimpulan pandangan umumnya memberikan beberapa catatan tentang kinerja Pemerintah selama ini yang masih ada banyak hal yang perlu dibenahi di semua sektor diantaranya seperti yang disampaikan oleh Fraksi PPK (Pembangunan Peduli Keadilan) fraksi gabungan antara PPP, PKPB, dan PKS ini mengatakan ada beberapa point penting diantaranya : prasana jalan yang sangat memprihatinkan, distribusi air bersih khususnya diwilayah kering seperti Klakah, bahkan pandangan FPDI yang sedikit keras mengatakan distribusi air bersih jangan ada tendensi pribadi toh sejatinya yang dipakai adalah uang rakyat bukan pribadi.

Pelayanan RSD dr. Haryoto pun tak luput dari perhatian anggota legislatif kita ini karena pelayanan kepada rakyat miskin atau klas III masih mendapat perlakuan diskriminatif dibanding kelas-kelas yang lain.

Moratorium PNS menurut Fraksi PPK bisa dijadikan ajang instrospeksi diri, karena disinyalir penerimaan PNS menurut media/rumor meskipun tidak sepenuhnya benar tentang adanya KKN didalamnya.

Refitalisasi dan restrukturisasi Bank Pasar untuk meningkatkan daya saing dengan bank-bank lain adalah suatu keharusan yang muaranya adalah peningkatan PAD Kabupaten Lumajang. Dan masih banyak catatan-catatan lainnya dibidang pendidikan, setoran PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) hanya sekitar 46,7%, sektor pertanian yang menyumbang 30% PAD tapi tanpa adanya perhatian lebih dari pemerintah.

DPRD Lumajang telah melakukan fungsinya sebagai patner pemerintah dalam bidang pengawasan, pandangan umum ini bukan untuk menjatuhkan tetapi untuk lebih meningkatkan kinerja pemerintah daerah khususnya Bupati dan wakil Bupati kedepannya yang kebetulan masa jabatannya tinggal 1,5 tahun lagi.

Air Gratis dari Aleg PKS

Minggu, 18 September 2011

Drs. Khusnul Khuluq
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Lumajang menggelar halalbihalal, di  Kecamatan Klakah, Minggu (18/9). Acara ini tepatnya di Aula Bengkel Fahmi Motor milik dari Aleg PKS dari dapil 2 Drs. Khusnul Khuluq. 

Ketua Panitia sekaligus tuan rumah dalam sambutannya menjabarkan fungsi dewan, sebagai penyalur aspirasi rakyat dan kebetulan aleg PKS ini paham betul akan kebutuhan masyarakat di daerah pemilihannya yaitu Kec. Klakah khususnya,  diantaranya kebutuhan akan air. Beliau menyediakan 2 tangki air bersih untuk kebutuhan warga Klakah dan sekitarnya.  Dan yang paling penting semuanya itu diberikan secara Gratis bagi semuanya simpatisan PKS atau bukan.

Dan dalam masa-masa mendatang PKS Lumajang akan terus menyebarkan kebaikan, kepada siapapun dan kadar keberhasilan bisa dilihat dari orang lain yang mengikuti kebaikan yang sudah kita lakukan.

Usai Ramadhan Teruskan Kebaikan


Sebagai puncak rangkaian kegiatan selama bulan Ramadan, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Lumajang menggelar halalbihalal, di  Kecamatan Klakah, Minggu (18/9). Acara ini tepatnya di Aula Bengkel Fahmi Motor milik dari Aleg PKS dari dapil 2 Drs. Khusnul Khuluq. 
Halalbihalal dimulai sekitar pukul 09.00 - 12.00 WIB, dihadiri Oleh anggota dewan Propinsi dari PKS Ir. H. Artono yang berangkat dari dapil Lumajang-Jember, Ketua IKADI Jember KH. Abu Hasan, dua Anggota Legislatif  Kabupaten Lumajang Drs. Khusnul Khuluq dan Drs. Habib Muttaqin.
Dalam sambutannya Ketua DPD Lumajang Drs. Imam Rofiq mengatakan untuk meneruskan apa yang telah kita capai selama ini untuk dipertahankan yaitu fitrah kita untuk berbuat baik, sesuai dengan tema halal bi halal ini yaitu "Usai Ramadhan Teruskan Kebaikan" 

Kabar Duka dari Kader Sumbersuko

Minggu, 04 September 2011

Selang beberapa jam setelah berita meninggalnya istri pedangdut Saipul Jamil, muncul kabar duka dari salah seorang kader PKS Kecamatan Sumbersuko. Berita Duka tersebut berasal dari keluarga Saudara Osyanto, atau tepatnya bapak mertua beliau telah berpulang pada pukul  22.30 hari Sabtu.

Beliau meninggal dirumahnya setelah mengalami sakit yang cukup lama dideritanya. Bapak dari Sdri. Diah ini rencananya akan dikebumikan pada hari ini Ahad, 04 September 2011 di Tambun, Bekasi.

Hanya untaian do'a yang mengiringi kepergian beliau, semoga yang ditinggalkan mendapat ketabahan dan mohon ma'af kami tidak bisa berta'jiah.

Dewan PKS "Disambati" Jalan Rusak

Minggu, 07 Agustus 2011

Drs. Habib Muttaqin, Abdul Basar, SH, Drs. Imam Rofiq
PKSumbersuko-Anggota dewan dari Partai Keadilan Sejahtera memanfaatkan betul moment reses ini untuk menjaring aspirasi rakyat yang selama ini menjadi masalah yang membebani mayoritas rakyat. Bertempat di salah satu sekolah di wilayah Kecamatan Kunir Kabupaten Lumajang pada hari Sabtu tanggal 6 Agustus 2011, anggota dewan dari PKS dapil III yaitu Drs. Habib Muttaqin "disambati" berbagai masalah yang dirasakan oleh masyarakat khususnya didaerah Kunir.

Menurut data BPS (Badan Pusat Statistik) kabupaten Lumajang Kecamatan Kunir menduduki nomor urut 2 berpenduduk miskin ini yang menjadi perhatian pemerintah wilayah setempat, khususnya Bapak Camat Kunir Abdul Basar, SH. Hal ini terucap saat membuka acara serap aspirasi masyakarat sekaligus buka bersama antara anggota legislatif PKS dengan masyarakat Kunir.

Ini juga yang dirasakan oleh masyarakat yang diwakili oleh Bapak Shodiqin, Suparman , dan Darsono yang mengutarakan uneg-unegnya seputar masalah kemiskinan, dana hibah, jalan rusak yang sudah sedemikan parah, sehingga mengikis kesabaran sebagian warga masyarakat.

"Momentum Ramadhan ini hendaknya bisa memupuk kesabaran, khusnudzon antara masyarakat dengan pemerintah, karena dengan suasana yang kondusif tentunya akan membuat pembangunan dapat berjalan," Ujar Ketua DPD PKS Lumajang Drs. Imam Rofiq sesuai dengan tema ramadhan kali ini "Membina ketaqwaan, maju bersama membangun Lumajang" tambahnya.

Setelah memperoleh penjelasan mengenai prosedur perbaikan jalan yang memerlukan proses yang relatif lama, mulai dari "dog" keputusan oleh DPRD per maret, disampaikan ke gubernur, studi kelayakan, dan sekarang sampai proses tender dan insya Allah paling lambat tahun ini sudah bisa direalisasikan pengaspalan jalan tersebut, barulah warga masyarakat mulai paham atas kondisi yang ada, karena yang selama ini beredar dimasyarakat adalah berita-berita tidak jelas sumbernya jadi seolah-olah masyarakat hanya diberi janji-janji semata, inilah yang membuat sebagian masyarakat hilang kesabaran dengan menulis tulisan disepanjang jalan yang rusak tersebut. (ISM)




Reses Aleg PKS Serap Aspirasi Konstituen

Kamis, 04 Agustus 2011

Ir. H. Artono Tidak Semua Partai Sama
PKSumbersuko-Bagi anggota legislatif dari Partai Keadilan Sejahtera ini masa reses benar-benar dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk bertemu dengan konstituennya dan menyerap aspirasi dan keluhan-keluhan mereka. "Itulah fungsi Anda semua memilih dalam pemilihan umum kemarin," ujar Ir. H. Artono mengawali pembicaraannya. "Meskipun dari anggota dewan dari partai lain telah pulang semua," ujar wakil dari dapil 4 Lumajang-Jember ini menambahi.

Bertepatan dengan bulan Ramadhan, masa reses kali ini dilaksanakan mulai tanggal 1-6 Agustus 2011 di dua daerah pemilihan yaitu Lumajang dan Jember, untuk kabupaten Lumajang sendiri sudah 3 titik yang beliau sambangi, untuk hari ini Kamis, tanggal 4 Juli 2011 bertempat di Kecamatan Klakah.

Acara diawali dengan sambutan dari tuan rumah yang juga anggota legislatif tingkat Kabupaten Lumajang, kemudian dilanjutkan oleh sambutan dari Ketua DPD PKS Lumajang yaitu Drs. Imam Rofiq, yang menitikberatkan makna tema Ramadhan tahun ini yaitu "Membina Ketaqwaan, Maju bersama membangun Lumajang".

Berbagai masukan dan curhatan telah disampaikan oleh beberapa tamu yang diundang dan kesemuanya telah dijawab oleh anggota legislatif yang asli dari Lumajang ini sesuai dengan kapasitas beliau sebagai anggota komisi B di DPRD Jawa Timur.

Bertepatan dengan adzan maghrib berkumandang acara dibreak untuk menikmati hidangan ta'jil untuk membatalkan puasa pada hari ini kemudian dilanjutkan dengan sholat maghrib berjama'ah, setelah itu acara inti yaitu Buka Puasa. 

Setelah menyerap aspirasi konstituen di wilayah Kecamatan Klakah, beliau masih melanjutkan tugasnya untuk esok hari di Kecamatan Lumajang, "Kayaknya saya tidak salah pilih memilih PKS, anggota dewannya tetap amanah mewakili aspirasi kami," ujar salah seorang konstituen di akhir acara. (ISM)

Pawai Menyambut Ramadhan (video)

Minggu, 31 Juli 2011

PKSumbersuko-Rangkaian acara memeriahkan bulan Ramadhan dimulai dengan Pawai Ta'aruf Menyambut Ramadhan, yang bertujuan "mengajak kepada masyarakat luas untuk meningkatkan ibadah dibulan suci ini," ujar Ketua DPD PKS Lumajang Drs. Imam Rofiq dalam sambutannya sebelum iring-iringan pawai menyambut datangnya bulan Ramadhan oleh Kader PKS Lumajang.

 

Acara tersebut diberangkatkan sekitar pukul 16.00 wib diawali dengan arahan dari Ketua DPD PKS Lumajang berangkat dari depan Kantor DPD PKS Jl. Suwandak menuju ke Jl. Yos Sudarso kemudian ke Jl. Kyai Ilyas menyeberang di Pasar Senggol menuju Jl. Dr. Sutomo - Dr. Kusnadi dan memotong Jl. PB. Sudirman menuju Jl. Jagalan berbelok ke Jl. Diponegoro dan sampai ke Jl. Suwandak sekitar pukul 17.00 wib

Pawai menyambut Ramadhan diikuti oleh lebih kurang 300-an Kader dan simpatisan PKS Lumajang khusus wilayah kota baik orang pria wanita, tua muda, besar kecil yang mengular sepanjang sekitar 200 meter.

Jawa Timur

Berita Lumajang

Dunia

 

© Copyright DPC PKS Sumbersuko Lumajang 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.