Label

Berita Lumajang (63) Dunia (36) Jawa Timur (28) Kiprah Aleg (12) Materi (1) Motivasi (5) Nasional (166) Renungan (126) Serba-serbi (43) Subhanallah (14) Sumbersuko (28) Syariah (1) dokumentasi (6) download (1) iptek (4) lain-lain (6) lokal (34) new (3) tsaqofah (17)

Serba Serbi

Sumbersuko

Renungan

Nasional

Tampilkan postingan dengan label Sumbersuko. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sumbersuko. Tampilkan semua postingan

PKS Sering-Sering Aja Kayak Gini

Senin, 24 Juni 2013

Kata pertama yang terucap dari seorang ibu yang bernama Nining warga desa Sumbersuko, ini adalah salah satu dari sekian banyak ekspresi masyarakat yang dapat kami tangkap pada acara layanan kesehatan gratis dari DPC PKS Sumbersuko Lumajang.

sedang memeriksa seorang nenek
Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) DPC PKS Sumbersuko menggelar acara Periksa Kesehatan, Gula Darah, Asam Urat Gratis, disamping itu ada acara pembagian susu untuk balita serta bazzar murah.

Program Nasional Harganas untuk tahun ini mengambil tema "Keluarga Sehat Indonesia Kuat" selain di wilayah Kecamatan Sumbersuko ada 2 kecamatan lainnya yang mengadakan kegiatan serupa di wilayah kabupaten lumajang, dan beberapa wilayah lain akan menyusul.

bejubel di stand bazzar
Bertempat di rumah bapak Mulye Haihasan, di desa Kebonsari tanggal 23 Juni 2013, acara yang biasa dikenal sebagai “Baksos” tersebut dimulai pukul 09.00 pagi karena banyaknya masyarakat yang sudah mengantri memperoleh layanan dari tim kesehatan PKS.

Rupanya antusiasme warga Desa Kebonsari khususnya, sangat baik meskipun acarara belum dimulai tapi warga sudah berdatangan memadati lokasi. Sampai acara sudah ditutup pun masih ada yang datang ingin memperoleh layanan kami. Tidak heran beberapa warga ingin acara seperti ini secara regular dapat dilaksanakan di desanya karena parpol lain tidak pernah mengadakan hal serupa ini di daerahnya.


mendapat 3 set sayur
Menurut ketua panitia Harganas saudara Osyanto, tinggal satu desa diwilayah kecamatan Sumbersuko yang belum tercover acara baksos ini “acara semacam ini bergantian kami lakukan diseluruh wilayah Sumbersuko, tinggal satu desa yang belum kebagian” ujar calon anggota dewan ini dalam sambutannya.

Kemenangan Harus Dicapai Dengan Kerja

Minggu, 28 April 2013


Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terus mengukuhkan struktur dan kadernya. Setelah konsolidasi selesai dilakukan untuk pengurus dan kader di Indonesia, kini pengukuhan dilakukan untuk kader di luar negeri yang diadakan di Turki.

Dengan semangat yang sama DPC PKS Sumbersuko juga mengadakan agenda yang serupa yaitu mengumpulkan kadernya yang tersebar di 8 desa di wilayah Kecamatan Sumbersuko. Bertempat di Mushollah “Darus Salam” Desa Kebonsari acara dimulai sekitar pukul 08.30 berakhir pukul 11.30.

Konsolidasi PKS ditingkat kecamatan ini dilaksanakan agar kader mulai dari pusat sampai ke daerah mempunyai pemahaman yang sama mengenai kemenangan yang akan dicapai di 2014 mendatang, kemenangan ini bukan semata-mata untuk mendapatkan suara saja, tetapi lebih dari itu, kerja kita adalah mengharap keridhoan Alloh semata.

Target kemenangan yang sudah dicanangkan oleh DPP PKS itu bukan impian semata yang akan langsung terwujud, tapi harus dilakukan dengan kerja-kerja kita melalui berbagai tahapan.

Susahnya Jadi Kader PKS

Senin, 02 Januari 2012

Ahad, 1 Januari 2012 sebelum Maghrib suasana hujan gerimis, sekelebat dibenakku muncul bayangan sepekan yang lalu di hari dan jam yang kurang lebih sama, waktu itu pulang dari Kecamatan Ranuyoso (berbatasan langsung dengan Kabupaten Probolinggo) kupacu motorku dengan kecepatan penuh membelah hujan tanpa sedikitpun berhenti hanya untuk memakai jas hujan (biar agak dramatis). 

Kulewati kecamatan demi kecamatan berdua bersama salah satu kader Sumbersuko untuk secepatnya sampai dan bertemu dengan istri dan kedua anak kami yang sudah tidak bertemu 2 malam 3 hari karena mengikuti semacam perkemahannya kader PKS atau yang biasa disebut Mukhoyam.

Sekalian saja saya gambarkan apa saja didalam mukhoyam itu (ini versi Sumbersuko)
Kebetulan bagi saya dan 2 sahabat Sumbersuko yang lain, mukhoyam ini adalah pengalaman kali pertama. Berbekal informasi yang minim dari "senior" tanpa persiapan yang ribet berangkatlah kami bertiga atas "instruksi" ketua DPC menuju lokasi pemberangkatan yaitu di Kecamatan Klakah. Setelah melalui jalan pengunungan yang berliku-liku akhirnya sampai di Lokasi Mukhoyam Gunung Ringgit.

Berbekal tenda (terpal plastik) atap kandang bebek kami pasang untuk sekedar menghindari hujan, bahan makanan yang semula cukup untuk bertiga ketambahan dua orang lagi dari kecamatan setempat, yang mungkin karena keterbatasan informasi juga tidak membawa bahan makanan ataupun peralatan masak, akhirnya kelompok kami makan apa adanya.


Mukhoyam memang benar-benar dilatih kesiapan dan ketahanan fisik kita, ini terbukti acaranya dari waktu kewaktu sebagian besar seputar melatih fisik, mulai dari yang ringan yaitu senam, sampai yang terberat yaitu longmarch naik turun gunung selama 6 jam (keren) ditambah membawa perbekalan selama berkemah (mantab nggak tuh), sesekali diselingi games-games dan pengetahuan seputar kepanduan/kepramukaan.


Seperti judul diatas emang bagi sebagian orang, khususnya penulis merasa, "kok susah gini jadi Kader PKS?" "Kayaknya kader partai lain gak gini-gini amat deh!" "ada nggak sih di partai laen kadernya disuruh push up, sit up, long march disuruh makan lontong sisa kemarin (emang enak/khusus Kader Sumbersuko), dilatih bangun malam (bukan trus tidur lagi), sholat jama'ah, tilawah dll?".


Meskipun susah jadi kader PKS, belum lagi cibiran orang "...." yang bilang "sok sucilah, sok alim lah, shock breaker lah?". Trus kalau ngadain acara mengandalkan kantong sendiri (habis dong kantongnya). Harus siap sewaktu-waktu diperlukan ninggalin keluarga, kerjaan.
Tapi yang mengherankan koqya kadernya bebal bener tetep aja bertahan disini.


Tapi memang hidup ini berat, tanpa jiwa yang kuat dan raga yang sehat serta semangat yang hebat, roda kehidupan ini hanya memerlukan orang yang tahan banting. Orang yang lemah, tanpa daya akan terlindas oleh roda kehidupan ini. PKS melatih kadernya untuk dapat survive dalam kehidupan ini, menjadikan kader-kader yang tangguh bukan kader-kader cemen.

Photo-photo terkait Mukhoyam disini

Lumajang ditantang Sumbersuko

Rabu, 16 November 2011

Tidak mudah patah semangat adalah salah satu sifat yang harus dimiliki oleh seorang pejuang dakwah dalam menghadapi ladang dakwah, karena tantangan dari hari ke hari sedemikian km. Inipun yang seolah dimiliki oleh kader-kader dari DPC PKS Sumbersuko yang pernah dibekuk 1-6 dikandang sendiri TKP, tidak putus harapan sampai disini, Kader Sumbersuko memberanikan diri "mengundang" kader-kader DPC Lumajang untuk bertanding sepak bola di Lapangan Sumbersuko.

Mengenai hari, tanggal dan waktu kami menyerahkan sepenuhnya kepada kesediaan  kader-kader Lumajang untuk menentukannya, kami mengikuti saja, Kami menyediakan tempat dan konsumsi, akomodasi tanggung sendiri... (he..he.. deket ini).

Kami menunggu konfirmasinya dalam waktu dekat ini kalau DPC PKS Lumajang bersedia memenuhi undangan kami. Kami harap Lumajang bersedia memenuhi "tantangan" kami atau kalau tidak kami akan menganggap Lumajang "takut" menghadapi Sumbersuko.




Hujan Bukan Penghalang

Rabu, 09 November 2011

Selasa sore (08/11/2011) ba'da Ashar jam digital anakku menunjukkan angka 15.45, seperti hari selasa beberapa minggu lalu ibu-ibu diwilayah barat Kecamatan Sumbersuko mengadakan kajian rutin.

Bedanya pada Selasa sore ini, karena sudah memasuki musim penghujan daerah kami juga tidak ingin ketinggalan mengalami hujan juga. Seolah tidak peduli dua orang ummahat ini berangkat menuju lokasi "pengajian" dengan jalan kaki sekitar 3 km bersama 3 buah hati mereka.

Agenda hari ini membahas kerja nyata apa yang bisa ibu-ibu lakukan untuk masyarakat Sumbersuko khususnya sekaligus membahas karena semakin dekatnya hari ibu, Ibu-ibu ini juga ingin memberikan sumbangsihnya turut bekerja untuk Sumbersuko.


Semoga dengan menginfaqkan waktunya ibu-ibu ini dicatat sebagai amal kebaikan, dan dapat memberatkan timbangan perbuatan baiknya kelak di akhirat nanti.


Idul Adha Sumbersuko

Sabtu, 05 November 2011

Setelah disembelih, lalu digantung dikuliti, dipotong-potong, diiris kecil-kecil, sebagian ditimbang terus dibagi-bagi yang tidak dibagikan malah lebih parah lagi ada yang dipotong-potong dadu kemudian ditusuk-tusuk tidak berhenti sampai disitu masih dikasih kecap sama minyak masih dibakar sampai agak kehitaman, dicampur bumbu dan terakhir dimakan oleh Saudara-saudara yang ikut ambil bagian pada acara tersebut.
Itulah gambaran singkat apa yang terjadi di kediaman ketua DPC PKS Sumbersuko Bapak Muhammad Sholeh, kelihatan sadis ya?.

Tenang saudara, itulah gambaran dari perintah Allah yang dilaksanakan setiap Idul Adha (Q.S. 108:2), tak ketinggalan setiap tahun DPC PKS Sumbersuko selalu mengadakannya. Kebetulan pada kurban tahun ini Sumbersuko menyembelih 6 ekor kambing dan 1 (satu) ekor sapi sebagai wujud kasih sayang kita kepada Allah (Q.S. 3: 92) dan juga sesama, karena setelah dipotong kurban tersebut diberikan kepada masyarakat sekitar, khususnya yang  berada diwilayah Sumbersuko.

Mudah-mudahan tahun depan kita masih diberi kelapangan rezeki supaya bisa melaksanakan kurban lebih banyak lagi dan masyarakat luas akan bisa menikmatinya.

Inilah bukti tanda cinta kami khususnya kepada masyarakat Sumbersuko


masih dipotongi lebih kecil lagi

Bekerja untuk Sumbersuko

Rabu, 19 Oktober 2011

Syirkah Adil Sejahtera
Sudah sekitar 1 (satu) minggu ini DUNIA MAYA tidak disapa oleh PKSumbersuko dengan tulisan-tulisannya, bukan tanpa sebab Saudara.... Karena dalam seminggu ini PKSumbersuko lebih memilih sibuk menyapa DUNIA NYATA.

Dengan niat awal yang tulus untuk mewujudkan cita-cita mensejahterakan masyarakat, khususnya yang berada di wilayah kerja DPC PKS Sumbersuko yaitu Kec. Sumbersuko kami memulai program untuk memberdayaan masyarakat Sumbersuko.

Sepekan ini kami seluruh kader dan simpatisan PKSumbersuko disibukkan untuk memulai usaha bersama dibidang peternakan dan pekan ini sudah memasuki babak baru yaitu memulai membuat kandang dan mengisi dengan ternak.

Karena sesuai dengan musyawarah beberapa waktu lalu kami sepakat untuk  bergerak dibidang ternak sapi dan itik.

Untuk ternak sapi sebagai percontohan adalah wilayah Desa Purwosono yang dikomandoi oleh saudara Osyanto (BPK DPC) dan ternak itik digawangi oleh Saudara Junaidi (Bendahara DPC).

Inilah KERJA NYATA kami Bekerja untuk Sumbersuko, semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat Sumbersuko


Dokumentasi

Boom dari Sumbersuko

Senin, 26 September 2011

Tim Ekonomi DPC PKS Sumbersuko
Bom meledak di Solo, seorang yang diduga pelaku dan seorang lagi menjadi korban tewas dalam kejadian tersebut, menghiasi media massa menenggelamkan berita besar lainnya diantaranya kasus Nazarudin, Andi Nurpati, Antasari, Century dll. yang akhir-akhir ini ramai dibicarakan.

Daripada mikirin bom-bom nggak jelas gitu, mending mikirin kerja nyata untuk masyarakat yang jelas-jelas membutuhkan. Untuk itulah kami seluruh jajaran DPC PKS Sumbersuko mengadakan silaturahim, mumpung masih syawal sekalian Halal bi Halal dan syuro membahas kelanjutan program pemberdayaan ekonomi anggota.

Acara dimulai beberapa jam setelah bom meletus di Solo, dan berakhir sebelum kumandang adzan ashar. untuk lebih bermanfaat bagi orang lain karena sebaik-baik manusia adalah yang dapat bermanfaat bagi orang lain. Hasil keputusan syuro kali ini kader DPC Sumbersuko akan membuka usaha peternakan Sapi dan Bebek Potong, bekerja sama dengan warga sekitar dalam hal pengelolahannya.

Dengan dua rencana kegiatan tersebut sedikit akan dapat memberikan sumbangsih kepada masyarakat, khususnya di daerah Sumbersuko. 
Dan mudah-mudahan program ini akan menjadi boom dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara luas nantinya.

Kabar Duka dari Kader Sumbersuko

Minggu, 04 September 2011

Selang beberapa jam setelah berita meninggalnya istri pedangdut Saipul Jamil, muncul kabar duka dari salah seorang kader PKS Kecamatan Sumbersuko. Berita Duka tersebut berasal dari keluarga Saudara Osyanto, atau tepatnya bapak mertua beliau telah berpulang pada pukul  22.30 hari Sabtu.

Beliau meninggal dirumahnya setelah mengalami sakit yang cukup lama dideritanya. Bapak dari Sdri. Diah ini rencananya akan dikebumikan pada hari ini Ahad, 04 September 2011 di Tambun, Bekasi.

Hanya untaian do'a yang mengiringi kepergian beliau, semoga yang ditinggalkan mendapat ketabahan dan mohon ma'af kami tidak bisa berta'jiah.

Nasihat Imam Ghozali di Buka Bersama Sumbersuko

Senin, 22 Agustus 2011




Sudah cukup lama-sekitar 7 hari-kami tidak menyapa Sahabat Sumbersuko melalui tulisan di blog ini, karena berbagai hal. Untuk memenuhi rasa rindu kami kepada sahabat semua kami sampaikan berita kegiatan yang dilakukan oleh DPC Sumbersuko khususnya yang berada di wilayah Desa Kebonsari. Bertempat di rumah Ustadz Guntur diadakan acara buka puasa bersama agenda dimulai pukul 17.00 tepat dibuka oleh tuan rumah selanjutnya diisi oleh taujih dari ustadz Abdul Kalim, yang mengetengahkan taujih dari Imam Al Ghazali, berikut petikannya :
Dan pada suatu hari, Imam Al Ghozali berkumpul dengan murid-muridnya. Lalu Imam Al Ghozali bertanya;
Pertama:Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?
Murid- muridnya menjawab, “Orang tua, guru, kawan, dan sahabatnya”.
Imam Ghozali menjelaskan semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita adalah mati”. Sebab, sesuai dengan janji Allah SWT bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati. [Ali Imran : 185]
Kedua: “Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini?
Murid-muridnya menjawab, “Negara Cina, bulan, matahari dan bintang-bintang”. Lalu Imam Ghozali menjelaskan bahwa semua jawaban yang mereka berikan itu adalah benar. Tapi yang paling benar adalah “masa lalu”. Walau dengan cara apa sekalipun kita tidak dapat kembali ke masa lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama.
Ketiga: “Apa yang paling besar di dunia ini?”
Murid-muridnya menjawab, “Gunung, bumi dan matahari”. Semua jawaban itu benar, kata Imam Ghozali. Tapi yang paling besar dari yang ada di dunia ini adalah “hawa-nafsu” [Al-A'raaf :179]. Maka kita harus berhati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu membawa kita ke neraka.
Keempat: “Apa yang paling berat di dunia ini?”
Ada yang menjawab, “Besi dan gajah…” Semua jawaban adalah benar, kata Imam Ghozali, tapi yang paling berat adalah “memegang amanah” [Al-Ahzab : 72] Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka untuk menjadi kalifah [pemimpin] di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya menyanggupi permintaan Allah SWT, sehingga banyak dari manusia masuk ke neraka karena ia tidak dapat memegang amanahnya.
Kelima: “Apa yang paling ringan di dunia ini?”
Ada yang menjawab, “Kapas, angin, debu dan daun-daunan”.
“Semua itu benar”, kata Imam Ghozali. Tapi yang paling ringan di dunia ini adalah “meninggalkan sholat”. Gara-gara pekerjaan, kita meninggalkan sholat; gara-gara bermasyarakat, kita meninggalkan sholat.
Keenam:Apakah yang paling tajam di dunia ini?
Murid-muridnya menjawab dengan serentak, “pedang”.
“Benar”, kata Imam Ghozali. Tapi yang paling tajam adalah “lidah manusia”. Karena melalui lidah, Manusia selalunya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri.
Pas selesai menyampaikan taujih tersebut adzan maghrib berkumandang dilanjutkan dengan menyantap menu takjil dan dilanjutkan dengan sholat berjama’ah dimushollah setempat.
Karena acaranya buka bersama maka acara intinya yaitu berbuka bersama-sama setelah sholat maghrib. (ISM)

Majelis Menjelang Ramadhan

Selasa, 26 Juli 2011

PKSumbersuko-Seperti halnya pada pekan-pekan sebelumnya, PKS mengadakan pengajian rutin pekanan yang diikuti oleh bapak-bapak yang berada diwilayah Kecamatan Sumbersuko. Pada malam hari ini pun PKS Sumbersuko mengadakan kajian pekanan, kebetulan yang ditempati kajian pekanan saat ini adalah rumah dari ketua DPC sendiri yaitu saudara Muhammad Sholeh yang bertempat di desa Kebonsari Kecamatan Sumbersuko.

Agenda kajian pekanan ini sama seperti pekan-pekan sebelumnya, tetapi khusus untuk malam hari ini tidak diadakan materi inti, dan khusus membahas hal-hal seputar bulan Ramadhan yang kurang dari 1 pekan lagi kita semua menjalaninya dan semoga bisa serentak tidak ada perbedaan dalam penentuan awal puasa.

Pada malam ini ada beberapa hal yang menarik untuk dicermati ketika Saudara Ismu menyampaikan point-point seputar Ramadhan. Diantaranya beberapa peristiwa yang terjadi ketika bulan ramadhan diantaranya yaitu beberapa pertempuran yang dimenangkan oleh kaum muslimin justru pada bulan ramadhan, "Jadi tidak ada alasan bagi kita untuk mengurangi aktifitas kita karena menjalankan puasa" ujar Sekretaris DPC mengomentarinya.

Kajian cukup menarik sampai pada beberapa keistimewaan yang terjadi pada bulan ramadhan, ada salah seorang bapak menanyakan hadist yang berbunyi "Apabila datang Ramadhan, maka pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan setan dibelenggu". Timbul pertanyaan dibenak bapak tersebut "bila setan dibelenggu kenapa masih ada dorongan dari diri kita untuk melakukan kemaksiatan?".

Tanda tanya tersebut dijawab oleh beberapa peserta yang lain diantara jawaban tersebut kami sampaikan dihalaman yang lain bisa dilihat disini


Permintaan Maaf Admin

Selasa, 12 Juli 2011

PKSumbersuko-Untuk menghindari salah pengertian dari pembaca pksumbersuko yang budiman mengenai postingan saya beberapa waktu yang lalu(10/7), tentang biografi seorang ulama besar yang sangat diagungkan di dunia, khususnya dinegara kita.

Tulisan tersebut kami sampaikan untuk menghormati beliau sebagai ulama besar bukan untuk menghakimi salah satu aliran (thoriqoh). Karena setelah saya teliti tulisan tersebut tidak khusus mengarah/menjelekkan pada thoriqoh tertentu.

Saya tidak menduga responnya akan sedemikian, sebab postingan tersebut adalah tulisan yang pernah dimuat dalam salah satu harian nasional di Jakarta, dan saya tidak merubah isi dari tulisan tersebut, setelah saya baca dan sayapun tertarik untuk membaginya kepada pembaca sekalian.

Dengan berbagai pertimbangan saya mencoba untuk menarik kembali postingan tersebut diantaranya:
  1. Dikhawatirkan terjadi misunderstanding, karena pembaca pksumbersuko dan harian nasional tersebut berbeda segmen pembacanya.
  2. Ketaatan jundiyah terhadap qiyadahnya, atas permintaan/pertimbangan qiyadah, postingan tersebut harap dikoreksi, "Siap laksanakan!" aja.
  3. Stigma negatif pada institusi, dikhawatirkan karena postingan tersebut (yang murni dari kekurangtelitian saya pribadi bukan pandangan umum institusi) akan membawa stigma negatif atau paling tidak catatan pada institusi secara umum
Dengan adanya tulisan ini sekaligus sebagai permintaan maaf kepada pembaca yang sudah terlanjur membacanya, bagi yang belum membacanya boleh penasaran.



Keluarga Baru Menyambut Harganas

Rabu, 29 Juni 2011

Momentum Hari Keluarga Nasional (Harganas) pada 29 Juni 2011 dimanfaatkan oleh DPP Partai Keadilan Sejahtera untuk meluncurkan Rumah Keluarga Indonesia. Mendukung program pemerintah itu, PKS menjadikan Harganas sebagai Hari Keluarga Kader dan memprioritaskan satu hari tersebut untuk melakukan kegiatan bersama keluarga.
PKS menyadari persoalan keluarga Indonesia saat ini tidak sedikit karena itu perlu upaya sungguh-sungguh untuk membantu keluarga Indonesia meminimalisir persoalannya. Ada beberapa agenda yang dilakukan oleh PKS baik pusat maupun daerah untuk berkontribusi dalam hal tersebut.“Inilah konstribusi kami bagi kejayaan negeri, karena kami yakin kemajuan suatu bangsa berawal dari kekokohan keluarga”, tegas Anis Matta, Lc.

Keluarga Baru Kader PKSumbersuko
Ngemeng-ngemeng tentang keluarga pada hari Senin tanggal 27 Juni 2011 sekitar  pukul 14.20 WBBWI telah hadir keluarga baru dari admin PKSumbersuko ini, seorang perempuan mungil  dengan berat 2,7 Kg yang panjangnya tidak sampai setengah meter.
Putri mereka lahir tanpa bantuan siapapun, tenaga medis dan ayahnya baru datang sekitar 5-10 menit setelah putrinya lahir. Kok bisa?. Bisa!!. Begini kronologisnya.

Sebenarnya kami berencana periksa rutin kehamilan tiap 2 minggu sekali pada hari Selasa 28 Juni 2011. Tapi karena sang ibu pada sehari sebelumnya merasakan sakit diperut. Maka saya setelah istirahat dzuhur bergegas memeriksakan kondisi ke Bidan terdekat, tapi ternyata beliau belum pulang, kemudian ke Bidan Puskesmas juga tidak ada karena sedang kuliah, akhirnya kami coba memeriksakan ke Puskesmas (jam layanan umum sudah tutup pukul 11.00) di UGD kebetulan Bidan Puskesmas belum pulang, setelah diperiksa komprehensif sudah ada tanda-tanda mau melahirkan tetapi perkiraan bidan paling cepat 4 jam karena kami periksa pukul 13.00 maka perkiraan lahirnya paling cepat jam 17.00, karena masih lama kami putuskan untuk pulang dulu mempersiapkan segala sesuatunya. Setelah saya photo copy persyaratan Jampersal (Jaminan persalinan), dan ngeprint 1 lembar photo. Sang Bunda sudah merasakan sakit yang lebih dari sebelumnya oleh Bidan setelah ditelpon dianjurkan segera berangkat ke Puskesmas tetapi sang Bunda sudah tidak tahan kemudian masih di dalam rumah ketuban sudah pecah, dan berbaring di tempat tidur disitulah saya lihat udah mau keluar kepalanya, kemudian saya putuskan untuk memanggil tenaga medis. Karena mendadak tenaga medis masih mempersiapkan peralatan untuk dibawa ke rumah kami, setelah 10 menit berlalu kamipun datang tetapi putri kami sudah tidak sabar untuk hadir ditengah-tengah kami.

Melengkapi kebahagiaan kami sekeluarga, hadirlah putri kami yang sampai sekarang masih belum saya beri nama. Mungkin ada teman-teman yang mau memberi saran nama untuk putra kedua kami. Dipersilahkan....
 

Anak Kader PKS Hafidz Qur'an

Senin, 20 Juni 2011


Ust. Sholeh dan Ust. Guntur dengan putranya
“Saya sampai terharu melihat anak-anak udah hafidz” kata Ustdadz Guntur
“Anak saya Taufiq baru satu tahun udah hafal 2 juz,” kata Ustadz Guntur menambahkan
“Ruroh kelas 2 SMP udah hafal 6 juz,” sahut Ustadz Sholeh
Dialog di atas adalah sekelumit kisah yang terjadi sebelum acara majelis pekanan diadakan adalah gambaran bagaimana seorang anak kader PKS telah menghafal beberapa juz, tersirat kebahagiaan diwajah kedua bapak-bapak ini mengabarkan anak-anak mereka telah hafal beberapa juz al-Qur’an pada baru 1-2 tahun bersekolah di SMPIT “Ar-Rahmah” Tukum.
Kisah di atas baru sekelumit kisah seorang anak kader PKS yang menjadi hafidz Al Qur’an. Dan ternyata hafidz Al Qur’an seperti menjadi impian dan cita-cita banyak anak kader PKS lainnya. Sebelumnya kita sudah mengetahui beberapa contoh lain yang anak-anaknya menjadi Hafidz Al-Qur’an. Di antaranya keluarga H Mutamimul Ula dan Wirianingsih yang ke-10 anaknya menjadi penghapal Al-Qur’an. Dari kesepuluh putranya, empat putranya hafal 30 juz, ada yang hafal 29 juz, 15 juz, 13 juz, sembilan juz, dan dua juz bagi dua putranya yang masih duduk di bangku SDIT Mampang Jakarta Selatan. Selain itu juga anak dari Budi Dharmawan dan Almarhumah Yoyoh Yusroh juga merupakan Hafidz Al-Qur’an.

Pengusaha Baru Sumbersuko

Rabu, 08 Juni 2011

Osyanto sedang mempersiapkan dagangannya
PKSumbersuko-Salah satu misi dari Bidang Ekonomi dan Pengembangan Kewirausahaan DPP PKS yaitu Mendorong kemandirian ekonomi kader & masyarakat melalui program kewirausahaan,
RefahCell tempat usaha terletak di Desa Purwosono
berdasar firman Alloh dalam surat Al-Baqarah 2 : 275, serta hadits nabi yang artinya: "Ada yang bertanya pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam: "Wahai Rasulullah, mata pencaharian apakah yang paling baik?" Beliau bersabda, "Pekerjaan seorang laki-laki dengan tangannya sendiri dan setiap jual beli yang mabrur (diberkahi)." (HR. Ahmad, Ath Thobroni, dan Al Hakim. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Atas 3 dasar diataslah kami bidang pengusaha DPC PKS Sumbersuko mendorong khususnya kader yang berada diwilayah Kecamatan Sumbersuko untuk berwirausaha. 

Salah satu kader yang berada di Kecamatan Sumbersuko atau tepatnya di Desa Purwosono yang bernama Osyanto menyambut baik ajakan kami dengan membulatkan tekat untuk memulai usaha, meskipun dengan modal yang relatif "kecil". Dengan mengucapkan bismillah dimulailah usahanya.

Hambatan terbesarnya selama ini bukan dari modal, tetapi kekhawatirannya untuk memulai usaha, usaha ini dimulai dengan membuka counter pulsa, kios bensin dll.

Semoga dengan membuka usaha ini beliau dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat yang lain, serta mampu menciptakan kemandirian dibidang ekonomi dan mendapat barokah karena menjual barang yang dijamin halal asal tidak diminum???(ISM)

Ibu-ibu Sumbersuko Buka Bersama

Selasa, 07 Juni 2011

Sebelum acara dimulai
PKSumbersuko-Untuk memeriahkan bulan Rajab, dan Sya'ban serta menyongsong bulan suci Ramadhan ibu-ibu di wilayah kecamatan Sumbersuko punya gawe yaitu dengan mengadakan acara buka bersama pada hari Senin tanggal 6 Juni 2011 kemarin.
Agenda tersebut dimulai pukul 17.00 bbwi dan kebetulan mengambil tempat dirumah ketua DPC PKS Sumbersuko di Jalan Kaplingan Desa Kebonsari Kec. Sumbersuko

Taujih Ketua DPC


Setelah dibuka oleh ibu Halimah selaku murobbiyah ibu-ibu tersebut, dilanjutkan dengan pembacaan al-ma'tsurat serta taujih oleh Ustadz Muhammad Sholeh dan selaku ketua DPC Sumbersuko menyampaikan arahan serta mengumumkan ta'limat dari DPP untuk meningkatkan amal yaumiyah, mulai puasa sunnah, qiyamul lail dan sebagainya, setelah itu   dilanjutkan dengan syuroh kegiatan DPC, ada banyak rencana program yang terlontar dari kader diantaranya program pekan bersih, dimana setiap pekan kami mengontrol setiap rumah kader dan simpatisan PKS khususnya di wilayah kecamatan Sumbersuko sekaligus bisa menjalin silaturrahim dengan "konstituen".
Appetizer talas dan ketela pohon rebus

Acara dihentikan sementara karena adzan maghrib, setelah sholat maghrib berjama'ah dilanjutkan dengan acara inti yaitu buka bersama dengan menu ala kadarnya tetapi malah membuat meriah, ternyata menu sederhanapun tidak bisa mengurangi kemeriahan acara tersebut, karena ternyata kebersamaan itu yang membuat meriah acara pada hari itu, agenda syuro yang tertunda tadi dilanjutkan dan setelah selesai acara tersebut ditutup dengan do'a. Semoga kita mendapat keberkahan bulan Rajab dan Sya'ban dan pertemukan kami dalam bulan Ramadhan.... Amin (ISM) TKP

Photo-photo terkait
Lahap ibu-ibu juga menikmati hidangannya

Sayang para bapak sedang menunggu istrinya




Lahap walaupun menu ala-kadarnya


Majelis Depera Labruk Kidul

Senin, 06 Juni 2011

Tilawah al Qur'an
PKSumbersuko-Ahad malam ba'da sholat isya' seperti biasa diadakan majelis rutin untuk mencharge ruhiyah kita, sehingga jiwa kita tidak kehabisan daya dan diharapkan dengan masih kontinyu mengikuti majelis, kita masih berada dalam lindungan Allah.

Seperti biasa setelah pembukaan dilajutkan dengan tilawah dan tausiyah malam ini temanya mengenai pentingnya kita mempelajari bahasa Arab. 

Pelajaran Nahwu oleh Ustadz Syaiful
Dilanjutkan dengan pelajaran nahwu yang pada malam ini masih membahas seputar  mengenai definisi nahwu, kalam, isim, fi'il, dan hurf.

Setelah sisipan materi nahwu, materi inti dibawakan oleh ustadz sholeh, pada malam hari ini mengambil topik "Muraqabatullah dan Muhasabah".

Rasa kantuk tak bisa dihidari lagi karena majelis malam hari ini dimulai agak malam, karena beberapa anggotanya masih ada agenda pengajian juga dilingkungan sekitar rumahnya.
Majelis ditutup dengan do'a kafaratul majelis ketika jam menunjukkan pukul 22.45 (ISM)

Belajar Ilmu Nahwu

Kamis, 02 Juni 2011

Bagan Pengertian nahwu
PKSumbersuko-Seperti yang telah kita ketahui bersama bahasa Arab mutlak diperlukan untuk mengetahui atau lebih memahami agama Islam, sebab alQur'an sebagai pedoman hidup umat muslim diturunkan dalam bahasa Arab. 
Melihat betapa pentingnya mempelajari bahasa Arab dan manfaat yang lain  itulah, kami DPC Kecamatan Sumbersuko berinisiatif untuk mengadakan atau menambahkan materi Nahwu dan Sharaf dan pengajian rutin setiap pekanan.
Program ini bertujuan untuk menambah bekal bagi kader-kader khususnya diwilayah Sumbersuko untuk dapat memahami dasar-dasar bahasa Arab sehingga diharapkan sedikit bisa memahami dasar-dasar keilmuan Islam.
Desa Mojosari merupakan bagian dari Depera Mojosari ditunjuk sebagai awal dari program tersebut, dan dimulai pada kemarin malam bertepatan dengan hari lahirnya Pancasila (rabu, 1 Mei 2011).
Untuk pemateri pelajaran Nahwu dan Shorof tersebut-yang sedianya akan dialokasikan sekitar 30 menit dalam setiap kali pertemuan- diisi oleh alumni pondok salaf Gontor yang telah menghafalkan kitab nahwu yang berjudul Alfiyah karangan Ibnu Malikyang terdiri dari 1000 bait dan juga ikut mengaji bersama di depera Mojosari tiap pekannya (jadi tidak ada biaya-sekaligus memanfaatkan ilmu yang beliau peroleh selama "mondok").
Semoga apa yang digagas oleh DPC Sumbersuko ini bisa kami jalankan secara istiqomah dan dapat merembet kepada DPC yang lain di Wilayah Kabupaten Lumajang, Amin... (ISM)

Berita Duka atau Berita Gembira?

Sabtu, 21 Mei 2011


PKSumbersuko-Hari ini adalah hari yang tidak disangka-sangka bagi saya khususnya (admin PKSumbersuko.blogspot.com), karena belum pernah dalam sejarah berdirinya blog ini dibaca lebih 4oo perhari, itu berarti 400an lebih pengunjung membaca atau paling tidak sekedar menengok blog kami dalam sehari ini, ini merupakan berita gembira bagi kami karena merupakan rekor sejak blog ini berdiri 2 tahun yang lalu.

Kemudian saya lebih dalam lagi (penasaran) melihat mengapa begitu banyaknya pengunjung yang melihat blog kami dalam sehari ini. Setelah saya mengetahui mengapa hal tersebut bisa terjadi rona kegembiraan saya mendadak hilang, berganti dengan rona kesedihan bagaimana tidak dalam statistik kami, kesemua pengunjung melihat blog kami karena berita wafatnya da'iyah, kader perempuan terbaik yang pernah dimiliki oleh PKS, salah satu pendiri PK seorang mujahidah yang santun, rendah hati, dan dengan gagahnya beliau mampu menembus blokade sampai ke Palestina untuk menyalurkan bantuan.

Memandang beliau serasa saya tidak ada apa-apanya, belum pernah peluh kami membasahi raga untuk membantu orang lain, belum pernah kami memikirkan apa yang menjadi kebutuhan orang lain, 1 juz pun kami belum sanggup menghafalkannya. Kami terlalu lena dengan dunia kami, hanya memikirkan apa yang kami lakukan untuk mencukupi perut kami. Selamat jalan bunda Yoyoh Yusroh kami merasa tertantang untuk memiliki semangat yang bunda punyai untuk terus mengemban amanah da'wah ini, sampai ajal menjelang.. Insya Allah... (pantasnya aku gembira atau bersedih?)


Sederhana Hanya Bendera Kuning dari kertas sebagai tanda






PKSumbersuko Nongol di BeritaPKS.com

Selasa, 17 Mei 2011

PKSumbersuko-iseng-iseng mencari berita tentang PKS di BeritaPKS dot com, eh... perhatian tertuju kepada hot topic yang berjudul "Rahasia PKS dibongkar Kader Sendiri"

Judul diatas sepertinya tidak asing lagi bagi admin PKSumbersuko.blogspot.com. Sepertinya pernah dikeluarkan di blog tersebut KLIK, karena penasaran saya mencoba membuka judul tersebut ternyata memang benar postingan di BeritaPKS.com tersebut adalah tulisan yang pernah saya muat pada medio 14 April 2011 yang lalu.

Mengapa saya yakin tulisan tersebut berasal dari blog kami pksumbersuko.blogspot.com, karena admin mencantumkan tulisan pksumbersuko sebagai sumbernya.

Sebenarnya tulisan tersebut bukan dari kami, melainkan berasal dari kultwit seorang ikhwah yang tak kami sebutkan namanya, kemudian saya edit menjadi tulisan yang kami muat di blog pksumbersuko tadi. Sebenarnya tulisan tersebut juga sudah diposting di pkspiyungan, tapi dengan judul asli yaitu kultwitsotoy.

Memang ada pro dan kontra mengenai tulisan tersebut: sebagian orang risih sepertinya tulisan tersebut menonjolkan kebaikan-kebaikan PKS (kadernya), takutnya menjadi riya'. Sebagian yang lain mendukung artikel tersebut supaya bisa menjadi pelajaran bagi yang lain, admin PKSumbersuko sendiri mengetengahkan kultwit tersebut tanpa ada motif menyombongkan diri, tetapi supaya masyarakat sedikit lebih tahu tentang PKS (hal-hal positif) tidak hanya dari segi buruknya saja yang sempat diblowup media. Wallahu a'lam (Allah lebih tahu apa yang tersembunyi dihati kita).



Jawa Timur

Berita Lumajang

Dunia

 

© Copyright DPC PKS Sumbersuko Lumajang 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.