Label

Berita Lumajang (63) Dunia (36) Jawa Timur (28) Kiprah Aleg (12) Materi (1) Motivasi (5) Nasional (166) Renungan (126) Serba-serbi (43) Subhanallah (14) Sumbersuko (28) Syariah (1) dokumentasi (6) download (1) iptek (4) lain-lain (6) lokal (34) new (3) tsaqofah (17)

Serba Serbi

Sumbersuko

Renungan

Nasional

Salim Segaf dan Sohibul Iman Pimpin Partai Keadilan Sejahtera

Senin, 10 Agustus 2015


BANDUNG (10/8) – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi mengumumkan susunan kepengurusan baru masa khidmat 2015-2020. Salim Segaf Aljufrie terpilih sebagai Ketua Majelis Syuro (MS) PKS, didampingi Hidayat Nur Wahid sebagai Wakil Ketua MS, mengumumkan hasil Musyawarah MS PKS di Bandung, Senin (10/8).

“Sidang Musyawarah Majelis Syuro memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas keikhlasan, pengorbanan, dan kecintaan Ustadz Hilmi Aminuddin selama memberikan darma baktinya sebagai Ketua Majelis Syuro PKS,” jelas Salim Segaf yang sebelumnya menjabat Menteri Sosial RI periode 2009-2014.
Pada kesempatan yang sama, Salim Segaf juga mengumumkan Presiden PKS masa khidmat 2015-2020. Muhammad Sohibul Iman, yang juga Wakil Ketua Komisi X dari Fraksi PKS DPR RI, resmi menggantikan Anis Matta.
“Kita bersama telah membesarkan dan menjayakan partai ini. Kami mendukung kepemimpinan baru, termasuk kepemimpinan Saudara Sohibul Iman sebagai Presiden PKS. Kita tumbuh di satu komunitas politik yang sama, kita belajar tentang makna keterusterangan dan ketaatan dalam pembelajaran politik,” kata Anis Matta.
Sementara, Presiden PKS terpilih Muhammad Sohibul Iman mengatakan musyawarah mufakat kepemimpinan di PKS bukan bersifat baru. Sebagai Presiden, Sohibul Iman akan melanjutkan program-program yang telah dicanangkan.
“Kami akan melanjutkan hal-hal positif. Partai menghadapi berbagai tantangan, oleh karena itu kita harus terus berinovasi. Kuncinya, kerja sama dan dukungan kader serta simpatisan di seluruh wilayah, baik di dalam negeri, Indonesia, maupun luar negeri. Kami mengharapkan dukungan Anda semua,” ujarnya.
Musyawarah MS PKS diselenggarakan pada Ahad dan Senin, 9-10 Agustus 2015. Sidang musyawarah juga memutuskan Suharna Surapranata sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Pusat (MPP), Surahman Hidayat sebagai Ketua Dewan Syariah Pusat (DSP), Taufik Ridlo sebagai Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat (DPP), Mahfuzh Abdurrahman sebagai Bendahara Umum DPP, serta Untung Wahono sebagai Sekretaris Majelis Syuro. 
Keterangan Foto: Dari kanan ke kiri - Ketua Dewan Syariah Pusat (DSP) Surahman Hidayat, Ketua Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) Suharna Surapranata, Mantan Presiden PKS yang terpilih sebagai Ketua Badan Komunikasi Internasional DPP Anis Matta, Presiden PKS terpilih Muhammad Sohibul Iman, Wakil Ketua MS Hidayat Nur Wahid, Ketua MS Salim Segaf Aljufrie, Mantan Ketua MS Hilmi Aminuddin, serta Sekjen DPP Taufik Ridlo dalam konferensi pers hasil Musyawarah Majelis Syuro PKS di Bandung, Senin (10/8). (PKS.id)

Bupati Lumajang Ajak Pedagang Tidak Manfaatkan Ramadhan

Kamis, 04 Juni 2015

Trend harga sejumlah komoditi pangan di Kabupaten Lumajang menjelang Ramadhan mulai merangkak naik. Meski ada harga komoditi tertentu yang sejauh ini tetap stabil.
Drs Agus Eko Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lumajang kepada Sentral FM, Rabu (3/6/2015), mengatakan bahwa trend harga sejumlah komoditi pangan dalam sepekan terakhir mulai merangkak naik.
"Dari pemantauan yang kami lakukan rutin di sejumlah pasar, yakni Pasar Baru Lumajang, Pasar Sukodono, Pasar Pasirian dan Pasar Yosowilangun memang trend harga memang mulai naik, meski tidak untuk seluruh jenis komoditi," katanya.
Harga komoditi yang terpantau hari ini, misalnya untuk bawang merah mencapai Rp 34. 833 perkilogram." Mulai seminggu terakhir harga bawang merah mulai merangkak naik. Dari Rp 31 ribu perkilogram pada 23 Mei terus naik sampai saat ini mencapai Rp34.833 perkilogram," paparnya.
Untuk harga bawang putih tercatat Rp16 ribu perkilogram dan masih dalam kisaran harga stabil. Cabe keriting mencapai Rp22.333 perkilogram naik 6,35 persen atau Rp1.333. Sementara harga cabe biasa tetap stabil dan cabe rawit malah turun.
"Dari yang sebelumnya Rp17 833 perkilogram menjadi Rp16.833 atau turun 5,61 persen karena stok melimpah," jelasnya.
Sedangkan untuk harga beras tetap stabil. Untuk beras Bengawan di pasaran tetap Rp9.200 perkilogram, beras mentik Rp8.867 perkilogram, beras IR 64 Rp8.633 perkilogram dan beras super Rp11.500 perkilogram.
"Untuk stok beras, Bulog memastikan aman sampai 7 bulan ke depan dengan stok 24,7 ribu ton. Demikian pula untuk komoditi minyak goreng, tepung, bawang dan lainnya kami pastikan aman menghadapi ramadhan dan lebaran," urainya.
Sementara itu, untuk komoditi minyak goreng kemasan 620 mililiter, di pasaran masih terpantau Rp9.900 dan untuk minyak goreng ukuran kemasan 2 liter masih tetap Rp26.500." Komoditi minyak goreng masih tetap stabil dan stoknya juga banyak, mencukupi untuk kebutuhan Ramadhan dan lebaran mendatang," urainya.
Guna menjaga stabilitas harga, Agus Eko menyebutkan, jika pihaknya telah menyiapkan operasi pasar. Operasi pasar ini akan digelar jika trend harga terus melonjak tajam." Operasi pasar ini akan kita lakukan di 21 Kecamatan dengan mengerojok sembako dengan harga murah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," urainya.
Dalam kesempatan terpisah, Drs H Asat Malik, M.Ag Bupati Lumajang mengajak masyarakat, terutama pedagang untuk tidak memanfaatkan momentum Ramadhan dan lebaran mendatang guna mencari keuntungan sebesar-besarnya semata.
"Saya berharap, momentum Ramadhan dan lebaran sebagai bulan suci tidak digunakan untuk mencari keuntungan semata. Sehingga suasananya jadi tidak enak karena harga naik berlipat-lipat. Saya juga akan terus memantau perkembangan harga melalui laporan Disperindag. Dan untuk operasi pasar, sudah dipersiapkan untuk menjaga stabilitas harga," katanya. (her/dwi)

Cuaca Ekstrem, Pendakian Semeru di Tutup

Selasa, 06 Januari 2015

Karena cuaca ekstrem Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menutup sementara aktivitas pendakian ke puncak Gunung Semeru sejak Senin, 5 Januari 2015. "Cuaca ekstrem yang menjadi alasan penutupan pendakian," kata Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang Hendro Wahyono, Senin (5/1).

Menurut Hendro, BPBD Kabupaten Lumajang telah mengkonfirmasi perihal penutupan itu kepada Balai Besar TNBTS. Sebab, saat cuaca buruk, di puncak gunung api dengan ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut itu sering terjadi badai. Cuaca ekstrem diperkirakan berlangsung selama Januari hingga Februari.

Hendro belum bisa memastikan hingga kapan penutupan dilakukan. Dia juga membantah penutupan itu berkaitan dengan guguran material vulkanis dari puncak gunung itu. Menurut dia, status Gunung Semeru saat ini tetap pada level waspada.

Kepala Balai Besar TNBTS Ayu Dewi Utari membenarkan ihwal penutupan aktivitas pendakian ke puncak Semeru yang mulai berlaku sejak hari ini Senin, 5 Januari 2015.  "Iya, benar ditutup," katanya kepada wartawan.

Selain itu, Ayu mengatakan penutupan pendakian tersebut dilakukan untuk pemulihan ekosistem yang ada disekitar Gunung Semeru, dan penutupan berlaku hingga akhir Maret 2015 mendatang.

Informasi yang diperoleh media ini menyebutkan penutupan aktivitas pendakian ke Gunung Semeru rutin dilakukan setiap tahun. Salah satu alasannya untuk pemulihan ekosistem lantaran hampir sepanjang tahun ada aktivitas pendakian. (wartalumajang.com)


Regenerasi Parpol, PKS Jagonya

Regenerasi kader partai politik di Indonesia dinilai mandek. Hal ini ditunjukkan dengan sulitnya tokoh muda mencuat menggeser pimpinan parpol.

“Selama ini hanya ada beberapa partai yang berhasil melahirkan kader-kader mudanya muncul. Yaitu, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan partai baru Gerindra,” ungkap peneliti senior Founding Father House (FFH) Dian Permata, Senin (5/1).

Yang paling berhasil, ujarnya, adalah PKS. Lantaran sistem pengkaderannya rapi sejak dini. Bahkan, imbuh Dian, kader muda PKS sudah didorong untuk menempati posisi penting di legislatif.

Selain itu, dilihat dari usia pimpinan partainya, PKS dan PKB menjadi partai dengan ketua umum termuda, Anis Matta dan Muhaimin Iskandar. Sedangkan partai yang identik dengan tokoh mudanya saat ini muncul Gerindra. 

Selain ketiga parpol ini, parpol lain masih bergantung pada ketokohan senior partai, bahkan trah. Di PDIP, sosok Megawati masih menjadi panutan hingga mampu menjabat sebagai ketua umum empat periode. Di Demokrat melekat dengan sosok Susilo Bambang Yudoyono (SBY), Golkar bahkan masih dengan rezim lamanya bersama Aburizal Bakrie. PPP kubu Djan Faridz juga masih dengan kader lama, Hanura masih mengandalkan Wiranto. Sedangkan PAN masih didominasi kader lama. (republika.co.id)

Pelaku Perambah Hutan Lumajang Diringkus

Minggu, 02 November 2014

Dua pelaku perambah hutan produksi seluas 100 hektar di lahan milik Perhutani petak 24 A Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian, Lumajang, diamankan polisi. Keduanya diringkus setelah polisi mendapat laporan dari warga.

Kami berhasil meringkus dua pelaku perambah ratusan hektar hutan produksi," kata Kapolres Lumajang AKBP Singgamata, di Mapolres Lumajang, Minggu (2/11/2014).

Kedua yang ditangkap yakni Sutrisno dan Wahono. Keduanya warga Desa Ampel Gading, Kabupaten Malang. Kedua disergap petugas saat masih berada di lokasi.

Akibat perambahan hutan tersebut, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. "Kerugian akibat perambahan itu mencapai ratusan juta rupiah," pungkas AKBP Singgamata.


Dari informasi yang dihimpun dari pelaku, kegiatan merambah hutan tersebut sudah dilakukan keduanya sejak satu setengah tahun lalu. Keduan pelaku nekad merambah hutan untuk dijadikan lahan pertanian. (detiknews)

Polres Lumajang Tetapkan 2 Tersangka Tambang Pasir Ilegal

Senin, 13 Oktober 2014

Polres Lumajang menetapkan 2 tersangka yang memiliki pertambangan pasir illegal di Sumbersuko yakni yang berinisial R dan P.

Kita tetapkan dua orang berinisial R dan P, dikarenakan mengelola pertambangan tanpa ijin,” kata AKBP Singgamata Kapolres Lumajang kepada wartawan, Senin (13/10/2014). 

Lanjut dia, keduanya diketahui telah mengelola dan mendistribusi pasir yang ditambang di Desa/Kecamatan Sumbersuko. Dan pihaknya akan segera memanggil keduanya terkait tambang pasir tanpa ijin tersebut. Segera akan kami panggil,” ujarnya.

Ditanya mengenai apakah ada beking orang kuat dibelakang 2 lokasi tambang Illegal, Singgamata mengaku tidak ada beking mebekingi. Dirinya tidak mau ada saling ancam mengancam dan lapor melapor ke pusat. "Saya disini melakukan kerja sebagai penegak hukum, siapapun yang melanggar akan kita tindak, paparnya.


Sekedar diketahui, ada aksi demo oleh Armada truk pasir saat penutupan Stock File milik PT TMG oleh polisi  dengan mogok kerja di jalan Lumajang-Tempeh. Aparat kepolisian yang tidak ingin ada tafsir tebang pilih penertiban tambang pasir, langsung menyegel lokasi tambang. [har/ted/beritajatim.com]

Pers Indonesia kini tak Netral, Berpihak dan Tendensius

Selasa, 15 Juli 2014

Fenomena ‘media massa simpatisan capres-cawapres’ turut disoroti oleh Pendiri dan Direktur Media Watch Surabaya Sirikit Syah. Ia menduga, fenomena ini muncul karena faktor ideologis dan bisnis, serta didukung oleh dalang-dalang yang mencurigakan.

“Saya prihatin atas merosotnya mutu jurnalisme dan hilangnya integritas pers sebagai lembaga independent(akibat ‘media simpatisan capres’.Red),” ungkapnya yang tengah berada di Surabaya, Jawa Timur, kepada hidayatullah.com melalui pesan seluler, Selasa (15/07/2014) siang.

Sirikit Syah mengatakan, sebagai pilar keempat, pers Indonesia kini tak lagi netral. Tetapi telah berpihak, tendensius, bias, bahkan tak malu-malu menjadi corong propaganda politik.
Padahal, menurutnya, membangun kepercayaan publik dan reputasi terhadap sebuah media tidak mudah. Perlu waktu lama dan biaya mahal.

Hal itu, katanya, telah dikorbankan oleh para pemilik media demi kepentingan sesaat dan segolongan. “‘Kegilaan’ ini melanda semua media, tak hanya yang ‘abal-abal’, tapi juga justru mediamainstream, yang pengaruhnya lebih besar pada rakyat. Saya tidak heran kalau Aburizal Bakri dan Harry Tanoe korbankan medianya. Mereka bukan orang pers,” sebut Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi – Almamater Wartawan Surabaya (Stikosa-AWS) ini.

“Yang saya heran orang yang jadi panutan kami di dunia pers selama ini: Dahlan Iskan, Surya Paloh, Jacob Oetama, Goenawan Mohamad… Ikut-ikutan mengorbankan kredibilitas dan reputasi medianya. Saya heran,” lanjutnya sembari menyebut nama-nama pemilik mediamainstream di Indonesia.

Dia pun mengungkap, ada dalang besar yang kaya raya, yang sanggup menggelontorkan dana kepada media-media besar untuk mengusung salah satu capres.
“Ambisi berlebihan seperti ini justru patut dicurigai,” pesannya mewanti-wanti tanpa menyebut dalang yang dimaksud.* (hidayatullah)


Prabowo-Hatta Menang Telak di Randuagung

Kamis, 10 Juli 2014

Hasil penghitungan sementara di Lumajang menempatkan pasangan nomor urut urut 1 Prabowo-Hatta, unggul di 5 kecamatan.

Pasangan Prabowo-Hatta menang telak di dapil 5 Lumajang, meliputi Ranuyoso, Randuagung, Klakah dan Kedungjajang. Disamping 4 kecamatan tersebut, pasangan nomor 1 juga menang di kecamatan Gucialit yang masuk dapil 4 Lumajang.

Illustrasi
Di kecamatan yang menang tersebut, Prabowo-Hatta menang telak di Randungung sekitar 13 ribu suara, Klakah sekitar 5 ribu, Ranuyoso sekitar 5 ribu sedangkan di Gucialit dan kedungjajang Prabowo-Hatta menang.

Perolehan data ini diambil dari data yang masuk ke penghitungan cepat yang dimiliki oleh tim internal Prabowo-Hatta, kemarin (9/7/2014)

Belasan Anak Gaza Gugur, Paling Muda Usia 18 Bulan

Serangan udara Israel menghancurkan ratusan tempat di Jalur Gaza, Palestina. Sedikitnya 61 orang tewas dalam serangan tersebut. Sebanyak 13 di antara korban tewas masih anak-anak dan remaja. Korban termuda baru berusia sekitar 1,5 tahun.

Diberitakan Washington Post, sejak serangan Senin lalu, Israel diperkirakan telah meluncurkan sekitar 450 roket ke Gaza. Israel berdalih, serangan dilakukan selama roket Hamas masih mengincar wilayah mereka.

Warga-warga sipil Gaza menjadi korban. Kementerian Kesehatan Gaza mencatat 13 anak usia 16 tahun ke bawah tewas, delapan korban lainnya wanita. Koran Al-Akhbar di Beirut, Lebanon merilis nama-nama mereka.
Gambar: viva

Korban termuda adalah Mohammed Malkiyeh, bayi berusia 18 bulan. Ia tewas bersama ibunya Amniyeh Malkiyeh karena terkena ledakan roket. 

Korban lainnya adalah Mohammed Khalaf al-Nawasra, berusia empat tahun, yang tiba di rumah sakit dalam keadaan tubuhnya tercabik-cabik ledakan. Seraj Ayad Abed al-A’al, 8, terluka akibat pecahan bom dan tewas di rumah sakit setelah tidak mampu menahan sakit.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan bahwa alasan Israel untuk melindungi warga sipil mereka adalah alasan palsu. "Kami tahu Israel tidak melindungi diri mereka, tapi melindungi permukiman Yahudi, proyek utama mereka," kata Abbas.

Abbas menegaskan bahwa ini adalah kejahatan kriminal internasional. Israel, kata dia, mencoba menghabisi etnis Palestina di Gaza, dengan kata lain ini adalah genosida.

"Ini genosida. Membunuh satu keluarga adalah genosida oleh Israel kepada rakyat Palestina. Apa yang terjadi sekarang adalah perang terhadap seluruh rakyat Palestina, bukan faksi militan saja," kata Abbas. (ms/viva)


Aher : C1 itu harus diamankan betul

BANDUNG - Ketua Tim Pemenangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Ahmad Heryawan (Aher), menginstruksikan secara khusus kepada tim pemenangan, relawan, dan para saksi pendukung Prabowo-Hatta. Ia mengamanatkan agar raihan suara Prabowo-Hatta diamankan dan dikawal.
 
"Kami minta agar raihan suara mulai dari tingkat TPS untuk diamankan," kata Aher di Bandung, Jawa Barat, Rabu (9/7/2014).
 
Mata para pendukung Prabowo-Hatta pun diharapkan benar-benar jeli. Sehingga, kecuranggan sekecil apapun bisa diminimalkan. "Formulir C1 itu harus diamankan betul," ungkapnya.
 
Sejauh ini, Aher tetap mengumbar optimismenya bahwa Prabowo-Hatta akan menang di Jawa Barat. Berdasarkan hasil quick count internal, Prabowo-Hatta mendapatkan sekira 61 persen suara se-Jawa Barat.
 
Angka itu jauh dari raihan Joko Widodo-Jusuf Kalla yang hanya memperoleh suara sekira 39 persen. Soal raihan sekira 61 persen suara untuk Prabowo-Hatta, itu sesuai dengan target tim pemenangan di Jawa Barat yaitu di atas 60 persen.
 
"Kita mendeklarasikan (minimal) 60 persen. Mudah-mudahan kita berharap raihan sebenarnya bisa melebihi angka itu," ucap Aher.
 
Tapi Aher kembali mengingatkan bahwa raihan hasil yang resmi adalah berdasarkan real count versi KPU. Adapun soal quick count, itu hanya jadi salah satu acuan saja.
 
"Angka dari KPU itu angka resmi untuk digunakan menentukan siapa yang menang atau kalah," tandasnya. (okezone)


Jawa Timur

Berita Lumajang

Dunia

 

© Copyright DPC PKS Sumbersuko Lumajang 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.